Yenny Wahid Sebut Mahfud MD Mirip Gus Dur: Sama-sama Tak Kompromi dengan Koruptor
Jum'at, 12 Januari 2024 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Wahid Foundation ini menyamakan sosok Mahfud MD dengan Gus Dur. Menurutnya, keduanya sama-sama tidak kompromi dengan koruptor. Bahkan, karena Gus Dur tidak mau berkompromi berkompromi dengan koruptor sehingga dia dilengserkan dari jabatan Presiden.
"Gus Dur dilengserkan karena tidak mau berkompromi dengan para koruptor. Tapi tidak apa-apa. Karena banyak hal yang telah dituntaskan dalam waktu yang singkat. Bayangkan kalau Gus Dur harus berkompromi dengan para koruptor, naudzuillah mindzalik, negara ini tidak akan jadi negara yang berkah," tuturnya.
Menurut Yenny, karena sikap Gus Dur yang tidak mau berkompromi dengan koruptor tersebut maka sampai saat ini demokrasi masih ada dan tetap dipertahankan. Semua rakyat memiliki kesempatan yang sama.
"Semua rakyat boleh bermimpi untuk menjadi kaya dan menjadi sejahtera," ucapnya.
Yenny Wahid kemudian menjelaskan sejumlah program unggulan Ganjar-Mahfud salah satunya Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. "Ganjar-Mahfud menjanjikan program satu rumah keluarga miskin, satu sarjana di sana. Dan itu negara yang akan membiayainya," katanya.
Anak-anak para prajurit TNI-Polri juga akan mendapatkan beasiswa sehingga yang kaya tidak hanya para jenderal.
"Gus Dur dilengserkan karena tidak mau berkompromi dengan para koruptor. Tapi tidak apa-apa. Karena banyak hal yang telah dituntaskan dalam waktu yang singkat. Bayangkan kalau Gus Dur harus berkompromi dengan para koruptor, naudzuillah mindzalik, negara ini tidak akan jadi negara yang berkah," tuturnya.
Menurut Yenny, karena sikap Gus Dur yang tidak mau berkompromi dengan koruptor tersebut maka sampai saat ini demokrasi masih ada dan tetap dipertahankan. Semua rakyat memiliki kesempatan yang sama.
"Semua rakyat boleh bermimpi untuk menjadi kaya dan menjadi sejahtera," ucapnya.
Yenny Wahid kemudian menjelaskan sejumlah program unggulan Ganjar-Mahfud salah satunya Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. "Ganjar-Mahfud menjanjikan program satu rumah keluarga miskin, satu sarjana di sana. Dan itu negara yang akan membiayainya," katanya.
Anak-anak para prajurit TNI-Polri juga akan mendapatkan beasiswa sehingga yang kaya tidak hanya para jenderal.
Lihat Juga :