Wujudkan Kedaulatan Pangan, Ganjar Pranowo Akan Kedepankan Modernisasi Pertanian

Kamis, 11 Januari 2024 - 21:29 WIB
loading...
Wujudkan Kedaulatan...
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo terus menunjukkan tekadnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo terus menunjukkan tekadnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan . Menurutnya, modernisasi pertanian harus dikedepankan dalam merealisasikan aspirasi besar tersebut.

Oleh karena itu, capres yang berpasangan dengan Mahfud MD tersebut amat menyayangkan begitu banyaknya hasil riset pertanian yang dimiliki Indonesia, namun tidak digunakan secara praktis melalui penerapan kebijakan pemerintah.

Baca juga: Ganjar Bakal Guyur Insentif Tarik Minat Anak Muda Jadi Petani

Menurutnya, sudah seharusnya hasil riset para peneliti/akademisi pertanian bisa dijadikan acuan untuk merealisasikan kedaulatan pangan.

“Hasil riset terbanyak di Indonesia adalah pertanian, cuma kita tidak pakai. Harusnya dipakai dong,” ujar Ganjar saat berdialog dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dalam acara yang bertajuk “Dialog Capres Bersama Kadin Menuju Indonesia Emas 2014 di Jakarta, Kamis (11/1/2024).

Ganjar mengatakan ketika banyak hasil riset terkait pertanian tidak digunakan, membuat modernisasi pertanian di Indonesia kurang berjalan efektif.

Padahal, modernisasi pertanian menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan produksi pangan dan menciptakan kemandirian akan salah satu kebutuhan primer manusia tersebut.

“Modernisasi pertanian, nggak ada pilihan lain,” tegasnya.

Ganjar yang sering melakukan diskusi dengan kaum tani menjelaskan, hampir semua petani tidak menginginkan anaknya menjadi petani. Bahkan menurut pengalamannya berdialog dengan petani, nyaris tidak ada.

Sebab tidak sejahteranya mayoritas petani di Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya modernisasi dan industrialisasi pertanian berbasis riset yang dikuatkan kebijakan negara menjadi solusi utama. Hal itu pun dinilainya dapat mendorong regenerasi petani dengan mendorong anak-anak muda agar mau bertani.

Jika terpilih memimpin Indonesia pada Pemilu 2024, pasangan Ganjar-Mahfud pun sudah siap dengan berbagai program untuk mewujudkan hal tersebut. Caranya, dengan memberikan dukungan penggunaan teknologi, lahan, bibit, hingga ketersediaan pupuk. Selain itu, Ganjar pun menekankan perlu adanya konsolidasi lahan dan korporatisasi, dengan maksud mengajak anak muda untuk mau menjadi petani.

“Anak-anak muda ini punya ideologi, mereka ingin ketahanan dan berdaulat. Maka insentif perlu diberikan, mereka banyak bilang ke saya, kasih kami pelatihan, teknologi dan mudahkan bibit,” kata Ganjar.

Ganjar pun menambahkan dalam menciptakan kedaulatan pangan kerja sama yang baik oleh seluruh stakeholder terkait perlu diwujudkan. Seperti kalangan akademisi, petani, pengusaha atau pelaku bisnis, juga pemerintah.

Baca juga: Sosialisasi Program Ganjar-Mahfud, Pemuda Partai Perindo Gandeng Milenial

Diketahui, pasangan Ganjar-Mahfud pun sudah memiliki program unggulan lainnya, terkait mewujudkan aspirasi kedaulatan pangan yang berpihak kepada petani jika terpilih. Di mana capres-cawapres nomor urut 3 tersebut berkomitmen akan menghapus kredit macet petani, yang terkait bencana dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
APDESI Diminta Berperan...
APDESI Diminta Berperan Aktif Wujudkan Kesejahteraan Rakyat hingga Pelosok Desa
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Dirjen Polpum Kemendagri...
Dirjen Polpum Kemendagri Dorong Banjarbaru Jadi Percontohan Gerakan Nasional ASRI
Rekomendasi
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved