Momen Siti Atikoh Joget Bareng Bersama 10.000 Srikandi di Lampung Selatan
Selasa, 09 Januari 2024 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Atikoh juga memaparkan program keberpihakan Ganjar-Mahfud lainnya yakni “Satu Desa Satu Fasilitas Kesehatan Satu Tenaga Kesehatan.”
Menurutnya program ini sangat penting terlebih dalam memberikan pertolongan kepada perempuan yang ingin melahirkan. "Nanti untuk ibu-ibu yang melahirkan, karena melahirkan ini tidak bisa ditunda, waktu harus sampe saat ini juga darurat ya," kata Atikoh di hadapan massa.
Atikoh menjelaskan soal Program KTP Sakti yang akan memastikan bantuan sosial (bansos) dan bantuan pupuk akan diterima oleh warga yang memang seharusnya menerima. Sebab banyak laporan bansos tidak tepat sasaran, yang dipicu oleh masih terjadi ketidaksinkronan data.
Program tersebut akan memudahkan juga warga dalam mendapatkan bantuan-bantuan sosial. "Yang ketiga di Lampung Selatan juga seperti itu ada ketidaksinkronan data terkait mungkin penerima Bansos, PKH, KIP dan lain sebagainya. Nanti akan ada program KTP Sakti sehingga cukup satu KTP. Petani butuh pupuk pakai KTP, tidak perlu pakai kartu-kartu yang lain dan datanya terintegrasi menjadi satu semua ada di situ, ada NIK itu berarti datanya ada semua," katanya.
Menurutnya program ini sangat penting terlebih dalam memberikan pertolongan kepada perempuan yang ingin melahirkan. "Nanti untuk ibu-ibu yang melahirkan, karena melahirkan ini tidak bisa ditunda, waktu harus sampe saat ini juga darurat ya," kata Atikoh di hadapan massa.
Atikoh menjelaskan soal Program KTP Sakti yang akan memastikan bantuan sosial (bansos) dan bantuan pupuk akan diterima oleh warga yang memang seharusnya menerima. Sebab banyak laporan bansos tidak tepat sasaran, yang dipicu oleh masih terjadi ketidaksinkronan data.
Program tersebut akan memudahkan juga warga dalam mendapatkan bantuan-bantuan sosial. "Yang ketiga di Lampung Selatan juga seperti itu ada ketidaksinkronan data terkait mungkin penerima Bansos, PKH, KIP dan lain sebagainya. Nanti akan ada program KTP Sakti sehingga cukup satu KTP. Petani butuh pupuk pakai KTP, tidak perlu pakai kartu-kartu yang lain dan datanya terintegrasi menjadi satu semua ada di situ, ada NIK itu berarti datanya ada semua," katanya.
(cip)
Lihat Juga :