Jokowi Sebut Data Pertahanan Tak Semua Bisa Dibuka seperti Toko Kelontong, Ini Respons Ganjar
Selasa, 09 Januari 2024 - 00:02 WIB
loading...
Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo turut merespons ihwal pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut tak semua data Kemhan bisa dibuka seperti toko kelontong. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo turut merespons ihwal pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut tak semua data Kementerian Pertahanan (Kemhan) bisa dibuka seperti toko kelontong.
Pernyataan Jokowi juga merupakan respons atas permintaan dua Capres 2024 yang menginginkan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto membuka data pertahanan dalam negeri saat Debat Pilpres ke-3.
Baca juga: Jokowi Nilai Debat Pilpres ke-3 Saling Serang, TPN: Ganjar Serang Kebijakan Lewat Data
Bagi Ganjar, dirinya hanya ingin jawaban dari Prabowo saja. Menurutnya, Prabowo bisa menyampaikan data Kemhan tertutup saat Debat Pilpres Ketiga.
"Saya butuh jawaban saja, kalau memang tidak bisa kan dia jawab (Prabowo) 'tidak bisa dibuka pak'," ujar Ganjar saat ditemui di Gedung Serbaguna GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2024).
Ia pun merasa tak semua data pertahanan dalam negeri tertutup seperti apa yang dilontarkan Jokowi. Menurutnya, data pertahanan Indonesia terbuka seperti yang ditampilkan di situs Kemenkopolhukam.go.id.
"Ada datanya di Kemenko Polhukam, terbuka itu di website," terang Ganjar.
Pernyataan Jokowi juga merupakan respons atas permintaan dua Capres 2024 yang menginginkan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto membuka data pertahanan dalam negeri saat Debat Pilpres ke-3.
Baca juga: Jokowi Nilai Debat Pilpres ke-3 Saling Serang, TPN: Ganjar Serang Kebijakan Lewat Data
Bagi Ganjar, dirinya hanya ingin jawaban dari Prabowo saja. Menurutnya, Prabowo bisa menyampaikan data Kemhan tertutup saat Debat Pilpres Ketiga.
"Saya butuh jawaban saja, kalau memang tidak bisa kan dia jawab (Prabowo) 'tidak bisa dibuka pak'," ujar Ganjar saat ditemui di Gedung Serbaguna GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2024).
Ia pun merasa tak semua data pertahanan dalam negeri tertutup seperti apa yang dilontarkan Jokowi. Menurutnya, data pertahanan Indonesia terbuka seperti yang ditampilkan di situs Kemenkopolhukam.go.id.
"Ada datanya di Kemenko Polhukam, terbuka itu di website," terang Ganjar.
Lihat Juga :