Jokowi Makan Bareng Prabowo dan Airlangga, Ganjar Singgung Soal Problem Etika
Sabtu, 06 Januari 2024 - 16:16 WIB
loading...
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menghadiri deklarasi dukungan dari FBR di BKT dan Ikama di BKT Cakung Cilincing, Jakarta. Foto/MPI/raka dwi novianto
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyoroti etika Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan makan bersama dengan salah satu capres dan ketua umum partai politik (parpol) pendukung.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi melakukan makan malam bersama Capres 02 Prabowo Subianto pada Jumat, 5 Januari 2024 malam. Kemudian, pagi ini Jokowi sarapan bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Istana Bogor.
"Iya memang kita punya problem etika gitu kan, kan ada yang tidak setuju dengan etika," kata Ganjar seusai menghadiri deklarasi dukungan FBR dan Ikama di BKT Cakung Cilincing, Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (6/1/2024).
Baca juga: Hadiri Deklarasi Dukungan FBR, Ganjar Disambut Meriah dan Lantunan Selawat
Terkait netralitas Kepala Negara, Ganjar menyebut pihaknya lebih khawatir dengan adanya penyalahgunaan kewenangan dalam memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu.
"Kekhawatiran kita adalah ketika semua menyalahgunakan, ketika penyalahgunaan kewenangan itu terjadi maka pada saat itu berbahaya. Maka kontrolnya mesti bagus, Bawaslu engga boleh takut ya. Tapi kita sendiri kayak saya, Pak Mahfud selalu mengingatkan pendukung kita. Baik dari partai maupun relawan agar semua juga taat hukum, taat aturan seperti yang saya sampaikan di sini tadi," kata Ganjar.
Baca juga: Istana Benarkan Presiden Jokowi Dinner Bareng Prabowo Subianto
Seperti diketahui, Presiden Jokowi melakukan makan malam bersama Capres 02 Prabowo Subianto pada Jumat, 5 Januari 2024 malam. Kemudian, pagi ini Jokowi sarapan bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Istana Bogor.
"Iya memang kita punya problem etika gitu kan, kan ada yang tidak setuju dengan etika," kata Ganjar seusai menghadiri deklarasi dukungan FBR dan Ikama di BKT Cakung Cilincing, Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (6/1/2024).
Baca juga: Hadiri Deklarasi Dukungan FBR, Ganjar Disambut Meriah dan Lantunan Selawat
Terkait netralitas Kepala Negara, Ganjar menyebut pihaknya lebih khawatir dengan adanya penyalahgunaan kewenangan dalam memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu.
"Kekhawatiran kita adalah ketika semua menyalahgunakan, ketika penyalahgunaan kewenangan itu terjadi maka pada saat itu berbahaya. Maka kontrolnya mesti bagus, Bawaslu engga boleh takut ya. Tapi kita sendiri kayak saya, Pak Mahfud selalu mengingatkan pendukung kita. Baik dari partai maupun relawan agar semua juga taat hukum, taat aturan seperti yang saya sampaikan di sini tadi," kata Ganjar.
Baca juga: Istana Benarkan Presiden Jokowi Dinner Bareng Prabowo Subianto
Lihat Juga :