Pemerintah Terus Impor Beras, Partai Perindo: Kementan dan Bulog Harus Kerja Keras
Kamis, 04 Januari 2024 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi ada peningkatan kualitas supaya hasil panen setahun itu hanya bisa dua kali, bisa ditingkatkan menjadi 3 kali," tambah dia.
Yerry menambahkan, jika masyarakat Indonesia harus mulai untuk diversifikasi pangan sehingga tidak terlalu ketergantungan terhadap beras. Seperti contoh, masyarakat Indonesia Timur yang terbiasa mengkonsumsi ubi-ubian untuk makanan sehari-hari.
"Sarapan makan ubi manis singkong bahkan siangnya itu biasanya pakai singkong rebus pakai ikan-ikan nah ini perlu diversifikasi pangan sehingga tidak tergantung pada beras saja," ucap Yerry.
Terakhir, Yerry meminta pada pemerintah agar fokus untuk meningkatkan kualitas produksi beras nasional agar tak melulu impor beras dari luar negeri.
"Namun Kami tentu mengharapkan bahwa pemerintah mengurangi ketergantungan impor beras dan tahun 2024 kami harapkan Indonesia makin mengurangi impor beras dari luar negeri, serta meningkatkan kualitas beras dari dalam negeri," pungkasnya.
Yerry menambahkan, jika masyarakat Indonesia harus mulai untuk diversifikasi pangan sehingga tidak terlalu ketergantungan terhadap beras. Seperti contoh, masyarakat Indonesia Timur yang terbiasa mengkonsumsi ubi-ubian untuk makanan sehari-hari.
"Sarapan makan ubi manis singkong bahkan siangnya itu biasanya pakai singkong rebus pakai ikan-ikan nah ini perlu diversifikasi pangan sehingga tidak tergantung pada beras saja," ucap Yerry.
Terakhir, Yerry meminta pada pemerintah agar fokus untuk meningkatkan kualitas produksi beras nasional agar tak melulu impor beras dari luar negeri.
"Namun Kami tentu mengharapkan bahwa pemerintah mengurangi ketergantungan impor beras dan tahun 2024 kami harapkan Indonesia makin mengurangi impor beras dari luar negeri, serta meningkatkan kualitas beras dari dalam negeri," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :