Mahfud MD: Keislaman dan Keindonesiaan Lahirkan Toleransi dan Akseptasi
Kamis, 04 Januari 2024 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Mahfud menekankan, dalam keislaman ada sumpah setia kepada negara. Sebab, di Indonesia bermukim masyarakat yang terdiri atas berbagai agama, suku, ras, budaya, dan daerah yang semuanya menyatu secara inklusif.
Baca juga: Ajak Masyarakat Junjung Toleransi Beragama, Mahfud MD Singgung Gereja Yasmin Bogor
"Kunci kebersatuan ini adalah toleransi. Bagi saya, keislaman dan keindonesiaan bukan hanya melahirkan toleransi, lebih dari itu adalah akseptasi. Kita saling menerima dan bersatu untuk mencapai tujuan bersama," kata Mahfud.
Pada konser “Konser Lilin Putih” diserahkan penghargaan “Tokoh Pembawa Damai” kepada sejumlah tokoh nasional, yaitu Pendeta Dharana Moniaga, Yenny Wahid, Peter Lesmana, I Gede Kanjeng Raden Tumenggung Romo Asun Gotama, dan Roy Wibisonl Napitupulu.
Konser dimeriahkan penyanyi kenamaan Tanah Air. antara lain Eka Deli, Once Mekel, Stevan Pasaribu, Jamaica Cafe, serta lagu-lagu dan tari-tari dari berbagai daerah di Indonesia. (Irfan Maulana)
Baca juga: Ajak Masyarakat Junjung Toleransi Beragama, Mahfud MD Singgung Gereja Yasmin Bogor
"Kunci kebersatuan ini adalah toleransi. Bagi saya, keislaman dan keindonesiaan bukan hanya melahirkan toleransi, lebih dari itu adalah akseptasi. Kita saling menerima dan bersatu untuk mencapai tujuan bersama," kata Mahfud.
Pada konser “Konser Lilin Putih” diserahkan penghargaan “Tokoh Pembawa Damai” kepada sejumlah tokoh nasional, yaitu Pendeta Dharana Moniaga, Yenny Wahid, Peter Lesmana, I Gede Kanjeng Raden Tumenggung Romo Asun Gotama, dan Roy Wibisonl Napitupulu.
Konser dimeriahkan penyanyi kenamaan Tanah Air. antara lain Eka Deli, Once Mekel, Stevan Pasaribu, Jamaica Cafe, serta lagu-lagu dan tari-tari dari berbagai daerah di Indonesia. (Irfan Maulana)
(cip)
Lihat Juga :