Oknum TNI Aniaya Relawan, Ganjar: Kalau Nggak Ngerti Aturan, Pecat Saja
Minggu, 31 Desember 2023 - 16:42 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo memberikan keterangan kepada wartawan di Purworejo, Jawa Tengah Minggu (31/12/2023). FOTO/MPI/RIYAN RIZKI ROSHALI
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyesalkan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Ganjar meminta pelanggaran tidak diselesaikan dengan menggunakan kekerasan.
"Jadi pelajaran yang terakhir (insiden pengeroyokan). Jangan ada lagi mudah seperti itu. Kalau kemudian ada yang keliru, kasihkan pada yang berwenang," kata Ganjar kepada wartawan di Purworejo, Jawa Tengah Minggu (31/12/2023).
Ganjar mengatakan seharusnya anggota TNI mengerti terhadap aturan bahwa tidak boleh main hakim. Ia pun menegaskan, apabila mereka tidak mengerti aturan, maka sebaiknya diberhentikan saja.
"Saya kira para oknum-oknum TNI yang menganiaya itu dia ngerti aturannya (tidak boleh main hakim). Kalau dia enggak ngerti, pecat aja," kata Ganjar.
"Jadi pelajaran yang terakhir (insiden pengeroyokan). Jangan ada lagi mudah seperti itu. Kalau kemudian ada yang keliru, kasihkan pada yang berwenang," kata Ganjar kepada wartawan di Purworejo, Jawa Tengah Minggu (31/12/2023).
Ganjar mengatakan seharusnya anggota TNI mengerti terhadap aturan bahwa tidak boleh main hakim. Ia pun menegaskan, apabila mereka tidak mengerti aturan, maka sebaiknya diberhentikan saja.
"Saya kira para oknum-oknum TNI yang menganiaya itu dia ngerti aturannya (tidak boleh main hakim). Kalau dia enggak ngerti, pecat aja," kata Ganjar.
Lihat Juga :