Andi Widjajanto Sebut Narasi Pilpres Satu Putaran Propaganda dari Hasil Survei
Jum'at, 29 Desember 2023 - 06:42 WIB
loading...
Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto meyakini Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung dua putaran. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD , Andi Widjajanto meyakini Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung dua putaran.
Hal itu merajuk pada hasil survei internal yang dilakukan oleh TPN Ganjar-Mahfud yang menunjukkan bahwa angka presentase yang tidak melampaui signifikan antara pasangan calon (Paslon) Nomor Urut 1 Anies-Muhaimin, Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran, dan Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud.Baca juga: Soal Survei CSIS, Yenny Wahid Ungkap Hasil Survei Internal yang Lebih Komprehensif
"Yang saya sampaikan, jika tidak ada hal-hal yang sifatnya signifikan berubah hampir 50 hari ke depan tampaknya pilpres kali ini akan berlangsung dua putaran," ujar Andi dikutip dari tayangan YouTube Sindo Prime, Kamis (28/12/2023).
Andi melanjutkan jika selama ini narasi satu putaran yang banyak gaungkan oleh salah satu paslon merupakan propaganda dari hasil data survei yang objektif.
"Tampaknya kemudian itu lebih menjadi propaganda dari pada hasil bacaan data yang objektif. Apalagi belum di titik 50 persen, masih ada tiga debat lagi di depan, masih ada kampanye terbuka zonasi," ungkap Andi.
Hal itu merajuk pada hasil survei internal yang dilakukan oleh TPN Ganjar-Mahfud yang menunjukkan bahwa angka presentase yang tidak melampaui signifikan antara pasangan calon (Paslon) Nomor Urut 1 Anies-Muhaimin, Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran, dan Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud.Baca juga: Soal Survei CSIS, Yenny Wahid Ungkap Hasil Survei Internal yang Lebih Komprehensif
"Yang saya sampaikan, jika tidak ada hal-hal yang sifatnya signifikan berubah hampir 50 hari ke depan tampaknya pilpres kali ini akan berlangsung dua putaran," ujar Andi dikutip dari tayangan YouTube Sindo Prime, Kamis (28/12/2023).
Andi melanjutkan jika selama ini narasi satu putaran yang banyak gaungkan oleh salah satu paslon merupakan propaganda dari hasil data survei yang objektif.
"Tampaknya kemudian itu lebih menjadi propaganda dari pada hasil bacaan data yang objektif. Apalagi belum di titik 50 persen, masih ada tiga debat lagi di depan, masih ada kampanye terbuka zonasi," ungkap Andi.
Lihat Juga :