Mahfud Kenang Suasana saat Nyantri: Yang Dirindukan Suara Orang Mengaji, Enak Didengar
Jum'at, 29 Desember 2023 - 03:58 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakhiri kunjungan di Jawa Timur dengan menginap di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Jember, Kamis (28/12/2023). Foto/Danandaya
A
A
A
JEMBER - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakhiri kunjungan di Jawa Timur dengan menginap di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Jember, Kamis (28/12/2023). Hal itu juga sebagai pengingat Mahfud yang dulu seorang santri.
"Ingatan saya kembali. Salat berjamaah, ngaji bareng, bangun malam, salat tahajud. Di pesantren ini yang dirindukan suara orang sahut-menyahut mengaji, enak didengar," kata Mahfud.
Mahfud mengatakan, pondok pesantren saat ini telah menunjukkan beberapa kemajuan dibandingkan saat dia nyantri. Kata Mahfud, dia dulu tidur di asrama pondok pesantren yang masih terbuat dari bambu. "Malah kamar saya dulu terbuat dari bilik bambu sederhana. Dulu mencari kayu untuk memasak," katanya.
Menurut Mahfud, sarana dan prasarana pondok pesantren saat ini lebih mudah dijangkau para santri. Namun, di balik kemajuan pondok pesantren, kata Mahfud, suasana yang tidak bisa dihilangkan yaitu pola pengajarannya.
"Sudah ada listrik, sudah pada maju pesantren sekarang. Boleh mengikuti perkembangan zaman, tapi ruhnya kan masih tetap. Belajar kitab kuning, dibekali moral, akidah dan akhlak," sebutnya.
"Ingatan saya kembali. Salat berjamaah, ngaji bareng, bangun malam, salat tahajud. Di pesantren ini yang dirindukan suara orang sahut-menyahut mengaji, enak didengar," kata Mahfud.
Mahfud mengatakan, pondok pesantren saat ini telah menunjukkan beberapa kemajuan dibandingkan saat dia nyantri. Kata Mahfud, dia dulu tidur di asrama pondok pesantren yang masih terbuat dari bambu. "Malah kamar saya dulu terbuat dari bilik bambu sederhana. Dulu mencari kayu untuk memasak," katanya.
Menurut Mahfud, sarana dan prasarana pondok pesantren saat ini lebih mudah dijangkau para santri. Namun, di balik kemajuan pondok pesantren, kata Mahfud, suasana yang tidak bisa dihilangkan yaitu pola pengajarannya.
"Sudah ada listrik, sudah pada maju pesantren sekarang. Boleh mengikuti perkembangan zaman, tapi ruhnya kan masih tetap. Belajar kitab kuning, dibekali moral, akidah dan akhlak," sebutnya.
Lihat Juga :