Kemenag dan Diplomasi Perdamaian Global

Selasa, 26 Desember 2023 - 10:29 WIB
loading...
A A A
Terinspirasi dari filosofi agama sebagai sumber inspirasi perdamaian, Kemenag menjadikan KMBAAA ini sebagai ajang pembuktian bahwa tokoh agama sejatinya menjadi penggerak perdamaian yang melampaui batas-batas geografis. Para tokoh agama harus menjadi aktor perdamaian di ruang-ruang publik, suara-suara mereka menjadi referensi bagi masyarakat.

Bahwa perdamaian global harus tercipta sebagai sebuah gerakan bersama antara satu negara dengan negara lainnya. Sebuah gerakan perdamaian yang lahir dari kesadaran bersama bahwa perdamaian adalah visi bersama yang harus diwujudkan lintas agama dan lintas bangsa.

Berbekal pengalaman pengarusutamaan moderasi beragama pada internal bangsa, penulis berkeyakinan bahwa Kemenag di bawah Gus Men mampu melebarkan sayap strategis memasifkan gerakan moderasi beragama pada konteks global. KMBAAA ini menjadi ikhtiar awal untuk menciptakan perdamaian dunia, setidaknya membangun persepsi yang sama antar negara yang berbeda dalam mengelola perdamaian.

Empat indikator moderasi beragama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya, adalah nilai-nilai universal yang bisa dijabarkan oleh setiap bangsa yang berbeda. Indonesia, menurut penulis, pada akhirnya bisa menjadi role model bagi setiap negara yang dilanda konflik, terutama yang didasari oleh entitas agama.

Akhirnya, penulis berharap bahwa KMBAAA adalah "soft diplomacy" yang tidak hanya melahirkan rekomendasi-rekomendasi strategis, tetapi harus diikuti dengan gerakan-gerakan konkret dan terukur, sehingga perdamaian global dapat terwujud.
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved