Deretan Pangkostrad Berasal dari Kopassus, Nomor 12 Teman Satu Angkatan Panglima TNI
Sabtu, 23 Desember 2023 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Andika kemudian melanjutkan pendidikan Seskoad lalu lulus dengan predikat terbaik. pada 2014, Andika naik pangkat menjadi bintang dua atau Mayor Jenderal (Mayjen) yakni Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) selama dua tahun. Kemudian pada 2016, Andika dipercaya mengisi posisi Pangdam XII/Tanjungpura.
Dua tahun berselang, Andika kembali naik jabatan menjadi Dankodiklatad pada 2018. Masih di tahun sama, Andika ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letnan Jenderal TNI Agus Kiswanto selama 4 bulan. Kemudian pada November 2018 ditunjuk sebagai KSAD. Puncaknya pada 2021, Andika menjabat Panglima TNI. Setelah tak lagi menjabat Panglima TNI pada Desember 2022, Andika terjun ke dunia politik hingga saat ini ditunjuk sebagai Wakil Ketua TPN Ganjar Pranowo.
![Deretan Pangkostrad Berasal dari Kopassus, Nomor 12 Teman Satu Angkatan Panglima TNI]()
Lulusan Akmil 1989 dari kesatuan Infanteri Kopassus, Eko Margiyono mengawali kariernya sebagai Pasi Log Grup 4 Kopassus. Kariernya mulai menanjak setelah menjabat Dan Grup A Paspampres. Setelah bertugas di lingakaran Istana, Eko diangkat menjadi Danrem 033/Wira Pratama, jabatan tersebut membuatnya pecah bintang.
Kariernya terus melejit, Eko diangkat menjadi Gubernur Akmil, Danjen Kopassus, hingga Pangdam Jaya. Tidak sampai di situ, Eko selanjutnya dipercaya menduduki beberapa jabatan penting lainnya yakni, sebagai Pangkostrad, Kasum TNI, Dankodiklat TNI, dan saat ini sebagai Wagub Lemhannas.
![Deretan Pangkostrad Berasal dari Kopassus, Nomor 12 Teman Satu Angkatan Panglima TNI]()
Jenderal TNI kelahiran Bandung, Jawa Barat 27 Februari 1970 ini merupakan abituren Akmil 1992 dari kesatuan Infanteri Kopassus. Karier menantu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga cukup cemerlang, berbagai posisi penting di TNI pernah diembannya.
Mengawali karier militernya sebagai Dandenpur Cakra, Maruli yang banyak menghabiskan waktunya di Korps Baret Merah ini pernah menjadi Pabandya Opssus, Danyon 21 Grup 2/Sandi Yudha dan Danseko Pusdikpassus, Wadan Grup 1/Para Komando hingga Dan Grup 2/Para Komando. Termasuk Asops Danjen Kopassus.
Lama bertugas di Kopassus, Maruli ditugaskan menjadi Dan Grup A Paspampres, kemudian memimpin territorial sebagai Danrem 074/Warastratama, kemudian Wadan Paspampres.
Kariernya semakin meningkat, Maruli diangkat menjadi Kasdam IV/Diponegoro, setelah itu dia kembali lagi bertugas di lingkaran Istana sebagai Danpaspampres.
Dua tahun bertugas di Istana sebagai perisai hidup Presiden Jokowi, Maruli kemudian ditugaskan sebagai Pangdam IX/Udayana. Kariernya terus menanjak, dia kemudian diangkat menjadi Pangkostrad sebelum akhirnya menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AD sebagai KSAD hingga sekarang.
![Deretan Pangkostrad Berasal dari Kopassus, Nomor 12 Teman Satu Angkatan Panglima TNI]()
12. Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa merupakan lulusan Akmil 1991 dari kesatuan Infanteri Kopassus. Mengikuti jejak para seniornya, Saleh tercatat sebagai Pangkostrad ke-44 yang menjabat sejak 7 Desember 2023 hingga sekarang.
Karier Jenderal TNI kelahiran Ternate, Maluku Utara 14 Maret 1969 ini juga terbilang moncer. Dia pernah menjabat sebagai Danyon 23 Grup 2/Kopassus, Waasops Danjen Kopassus, kemudian Dan Grup 1/Kopassus.
Setelah bertugas di Kopassus, dia kemudian dipercaya menjadi Asops Kasdam Iskandar Muda, kemudian Pasis Sesko TNI, dan Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan. Tidak hanya itu, dia juga dipercaya memimpin territorial dengan menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako. Jabatan ini membuatnya pecah bintang menjadi perwira tinggi (Pati) TNI.
Setelah itu, Saleh diangkat menjadi Wadanpussenif Kodiklatad dan Kasdam Jaya. Loyalitas dan dedikasinya dalam bertugas membuat jebolan Dikreg Seskoad ini dipercaya menjadi Kaskogabwilhan, kemudian Pangdam XVII/Cenderawasih.
Tidak hanya itu, Saleh yang pernah mengeyam pendidikan Sesko TNI dan Lemhannas ini selanjutnya dipercaya menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba, kemudian Kaskostrad. Karier militernya terus meningkat, hingga akhirnya diangkat menjadi Pangkostrad hingga sekarang.
Dua tahun berselang, Andika kembali naik jabatan menjadi Dankodiklatad pada 2018. Masih di tahun sama, Andika ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letnan Jenderal TNI Agus Kiswanto selama 4 bulan. Kemudian pada November 2018 ditunjuk sebagai KSAD. Puncaknya pada 2021, Andika menjabat Panglima TNI. Setelah tak lagi menjabat Panglima TNI pada Desember 2022, Andika terjun ke dunia politik hingga saat ini ditunjuk sebagai Wakil Ketua TPN Ganjar Pranowo.

10. Letjen TNI Eko Margiyono
Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 12 Mei 1967 ini tercatat sebagai Pangkostrad ke-41 yang menjabat selama setahun sejak 2020 hingga 2021. Eko Margiyono merupakan Perwira Tinggi (Pati) TNI AD dengan karier militer cukup cemerlang. Tak heran jika dia banyak menduduki jabatan strategis.Lulusan Akmil 1989 dari kesatuan Infanteri Kopassus, Eko Margiyono mengawali kariernya sebagai Pasi Log Grup 4 Kopassus. Kariernya mulai menanjak setelah menjabat Dan Grup A Paspampres. Setelah bertugas di lingakaran Istana, Eko diangkat menjadi Danrem 033/Wira Pratama, jabatan tersebut membuatnya pecah bintang.
Kariernya terus melejit, Eko diangkat menjadi Gubernur Akmil, Danjen Kopassus, hingga Pangdam Jaya. Tidak sampai di situ, Eko selanjutnya dipercaya menduduki beberapa jabatan penting lainnya yakni, sebagai Pangkostrad, Kasum TNI, Dankodiklat TNI, dan saat ini sebagai Wagub Lemhannas.

11. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Sebelum menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di TNI AD tersebut, Maruli menduduki posisi penting sebagai Pangkostrad.Jenderal TNI kelahiran Bandung, Jawa Barat 27 Februari 1970 ini merupakan abituren Akmil 1992 dari kesatuan Infanteri Kopassus. Karier menantu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga cukup cemerlang, berbagai posisi penting di TNI pernah diembannya.
Mengawali karier militernya sebagai Dandenpur Cakra, Maruli yang banyak menghabiskan waktunya di Korps Baret Merah ini pernah menjadi Pabandya Opssus, Danyon 21 Grup 2/Sandi Yudha dan Danseko Pusdikpassus, Wadan Grup 1/Para Komando hingga Dan Grup 2/Para Komando. Termasuk Asops Danjen Kopassus.
Lama bertugas di Kopassus, Maruli ditugaskan menjadi Dan Grup A Paspampres, kemudian memimpin territorial sebagai Danrem 074/Warastratama, kemudian Wadan Paspampres.
Kariernya semakin meningkat, Maruli diangkat menjadi Kasdam IV/Diponegoro, setelah itu dia kembali lagi bertugas di lingkaran Istana sebagai Danpaspampres.
Dua tahun bertugas di Istana sebagai perisai hidup Presiden Jokowi, Maruli kemudian ditugaskan sebagai Pangdam IX/Udayana. Kariernya terus menanjak, dia kemudian diangkat menjadi Pangkostrad sebelum akhirnya menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AD sebagai KSAD hingga sekarang.

12. Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa merupakan lulusan Akmil 1991 dari kesatuan Infanteri Kopassus. Mengikuti jejak para seniornya, Saleh tercatat sebagai Pangkostrad ke-44 yang menjabat sejak 7 Desember 2023 hingga sekarang.
Karier Jenderal TNI kelahiran Ternate, Maluku Utara 14 Maret 1969 ini juga terbilang moncer. Dia pernah menjabat sebagai Danyon 23 Grup 2/Kopassus, Waasops Danjen Kopassus, kemudian Dan Grup 1/Kopassus.
Setelah bertugas di Kopassus, dia kemudian dipercaya menjadi Asops Kasdam Iskandar Muda, kemudian Pasis Sesko TNI, dan Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan. Tidak hanya itu, dia juga dipercaya memimpin territorial dengan menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako. Jabatan ini membuatnya pecah bintang menjadi perwira tinggi (Pati) TNI.
Setelah itu, Saleh diangkat menjadi Wadanpussenif Kodiklatad dan Kasdam Jaya. Loyalitas dan dedikasinya dalam bertugas membuat jebolan Dikreg Seskoad ini dipercaya menjadi Kaskogabwilhan, kemudian Pangdam XVII/Cenderawasih.
Tidak hanya itu, Saleh yang pernah mengeyam pendidikan Sesko TNI dan Lemhannas ini selanjutnya dipercaya menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba, kemudian Kaskostrad. Karier militernya terus meningkat, hingga akhirnya diangkat menjadi Pangkostrad hingga sekarang.
(cip)
Lihat Juga :