Temui Ganjar Pranowo, Keluarga Pecinta Walisongo Titipkan Pesan Ini
Jum'at, 22 Desember 2023 - 01:15 WIB
loading...
Keluarga Besar Pecinta Walisongo bertemu dengan Ganjar Pranowo di kawasan Patra Kuningan di Jalan Patra Kuningan Blok Mohammad 7, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023) malam. FOTO/MPI/ARI SANDITA
A
A
A
JAKARTA - Keluarga Besar Pecinta Walisongo bertemu dengan calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo di kawasan Patra Kuningan di Jalan Patra Kuningan Blok Mohammad 7 nomor 2, RT 05/04, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023) malam. Mereka menitipkan pesan langsung kepada Ganjar.
"Kami keluarga besar pecinta Walisongo datang ke Pak Ganjar untuk menitipkan beberapa pesan. Alhamdulillah beliau merespons untuk melaksanakan pesan-pesan yang dari para kesepuhan pecinta Walisongo," kata tokoh ulama, KH Imaduddin Utsman Al Bantani usai bertemu Ganjar Pranowo, Kamis (21/12/2023).
Kiai Imaduddin memaparkan pesan untuk Ganjar. Pertama, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap berdiri selamanya. Kedua, menjaga harkat martabat bangsa Indonesia untuk senantiasa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Ketiga, ajaran wasathiyah Walisongo dalam paham keagamaan Islam di Indonesia ini untuk tetap dijaga," tuturnya.
Selanjutnya, menjaga sejarah bangsa Indonesia agar tak mengalami pembelokan dari upaya-upaya yang dilakukan oleh beberapa pihak. Utamanya, tentang sejarah masuknya agama Islam di Indonesia atas peran dan usaha Walisongo.
"Jadi, bukan hanya untuk Indonesia tapi bagaimana Pak Ganjar nanti ketika sudah jadi Presiden untuk bisa mengangkat harkat martabat bangsa Indonesa sejajar bahkan lebih dari masyarakat dunia lainnya," katanya.
"Kami keluarga besar pecinta Walisongo datang ke Pak Ganjar untuk menitipkan beberapa pesan. Alhamdulillah beliau merespons untuk melaksanakan pesan-pesan yang dari para kesepuhan pecinta Walisongo," kata tokoh ulama, KH Imaduddin Utsman Al Bantani usai bertemu Ganjar Pranowo, Kamis (21/12/2023).
Kiai Imaduddin memaparkan pesan untuk Ganjar. Pertama, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap berdiri selamanya. Kedua, menjaga harkat martabat bangsa Indonesia untuk senantiasa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Ketiga, ajaran wasathiyah Walisongo dalam paham keagamaan Islam di Indonesia ini untuk tetap dijaga," tuturnya.
Selanjutnya, menjaga sejarah bangsa Indonesia agar tak mengalami pembelokan dari upaya-upaya yang dilakukan oleh beberapa pihak. Utamanya, tentang sejarah masuknya agama Islam di Indonesia atas peran dan usaha Walisongo.
"Jadi, bukan hanya untuk Indonesia tapi bagaimana Pak Ganjar nanti ketika sudah jadi Presiden untuk bisa mengangkat harkat martabat bangsa Indonesa sejajar bahkan lebih dari masyarakat dunia lainnya," katanya.
Lihat Juga :