Kiai Imam Jazuli Minta Semua Alumni Manut Ponpes Lirboyo Dukung AMIN
Selasa, 19 Desember 2023 - 16:37 WIB
loading...
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pengasuh Utama Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur telah resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024. Dukungan disampaikan KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi dalam Forum Silaturahim Keluarga/Dzurriyah di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo, Sabtu (16/12/2023) pekan lalu.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli, yang merupakan alumnus Lirboyo menyatakan tegak lurus dengan ulama dan ikut arahan kiai agar seluruh alumni Lirboyo ikut mendukung pasangan AMIN di Pilpres 2024.
"Dalam tradisi pesantren nurutlah sama kiai, saya kalau dibilang cerdas, insyaAllah lah cerdas, belajar filsafat sampai ke Al-Azhar Mesir, saya belajar politik sampai ke Malaysia. Urusan politik sekali pun kalau sudah kiai saya dawuh, saya tidak pernah tuh (berbeda) ketika Kiai Lirboyo membikin surat Alumni Lirboyo harus mendukung sia A," kata Kiai Imam Jazuli, Selasa (19/12/2023).
"Sudah selesai, nggak pernah saya berbeda, misalnya saya dipanggil sama Kiai Lirboyo, apa jawaban saya, 'iya kiai, sami'na wa atho'na', saya akan mendengar suka atau tidak suka saya lebih memilih sam'an wa tho'atan, kalau saya tidak setuju saya diam, tidak berani saya bertolak belakang," ujar Kiai Imam Jazuli.
Kiai muda berpengaruh asal Cirebon, Jawa Barat ini menegaskan dirinya tidak mungkin lari dari ulama. Sebab tradisi di pesantren menuntut seorang murid harus patuh dan tegak lurus dengan kiai meski pencapaian murid tersebut sudah banyak.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli, yang merupakan alumnus Lirboyo menyatakan tegak lurus dengan ulama dan ikut arahan kiai agar seluruh alumni Lirboyo ikut mendukung pasangan AMIN di Pilpres 2024.
"Dalam tradisi pesantren nurutlah sama kiai, saya kalau dibilang cerdas, insyaAllah lah cerdas, belajar filsafat sampai ke Al-Azhar Mesir, saya belajar politik sampai ke Malaysia. Urusan politik sekali pun kalau sudah kiai saya dawuh, saya tidak pernah tuh (berbeda) ketika Kiai Lirboyo membikin surat Alumni Lirboyo harus mendukung sia A," kata Kiai Imam Jazuli, Selasa (19/12/2023).
"Sudah selesai, nggak pernah saya berbeda, misalnya saya dipanggil sama Kiai Lirboyo, apa jawaban saya, 'iya kiai, sami'na wa atho'na', saya akan mendengar suka atau tidak suka saya lebih memilih sam'an wa tho'atan, kalau saya tidak setuju saya diam, tidak berani saya bertolak belakang," ujar Kiai Imam Jazuli.
Kiai muda berpengaruh asal Cirebon, Jawa Barat ini menegaskan dirinya tidak mungkin lari dari ulama. Sebab tradisi di pesantren menuntut seorang murid harus patuh dan tegak lurus dengan kiai meski pencapaian murid tersebut sudah banyak.
Lihat Juga :