Hati-hati Narkoba Era Baru Perusak Otak Anak-anak

Minggu, 09 Agustus 2020 - 23:03 WIB
loading...
A A A
Maka sebelum terlanjur kecanduan, segera gantikan dengan aktivitas yang membuat mereka dapat berinteraksi dengan teman-teman sebayanya, agar anak-anak dapat mengembangkan kemampuan sosial dan emosi di antara mereka. Fitrahnya manusia adalah berkumpul. Bila manusia hidup sesuai fitrahnya, mereka akan tumbuh dengan potensi tubuh optimal. Jika anak tidak pernah berinteraksi dengan teman-temannya, karena sibuk dengan ponselnya, maka dikhawatirkan dia akan tumbuh menjadi pribadi yang potensi tubuhnya lemah. Padahal, potensi tubuh yang kuat optimal adalah dasar sukses. Hal tersebut juga akan menghilangkan rasa aman dan percaya diri pada diri anak ketika memasuki lingkungan yang baru, bahkan menurunkan kemampuan untuk mampu berinteraksi dengan orang baru.

Kedua, bertindaklah tegas terhadap anak, idealnya jangan biasakan beri hadiah ponsel pada anak kecil agar mereka tidak punya kebiasaan akses internet. Bila kondisi mengharuskan anak memiliki ponsel, bekali “ponsel jadul” yang tidak bisa akses internet, lalu jaga jangan sampai terhubung dengan aplikasi dan games yang akan membuat kecanduan.

Tidak bisa dipungkiri, jika memainkan games atau mengecek akun sosial media merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Eits, tapi tunggu dulu! Hal yang menyenangkan belum tentu bermanfaat. Hati-hati dengan ponsel kita. Semakin anak kita menyukai sebuah aplikasi di ponsel kita, maka semakin besar kemungkinan anak kita akan terus membukanya, dan akibatnya anak kita malah jadi ketergantungan pada gadget gara-gara kita.

Untuk mencegah hal itu terjadi, kita bisa meng-uninstall aplikasi-aplikasi yang bisa mengakibatkan kecanduan seperti games yang ada di gadget kita dengan tujuan agar keinginan anak kita untuk membuka dan mengambil gadget kita, bahkan tanpa setahu kita untuk membuka aplikasi tersebut bisa berkurang, karena telah dihapus dari gadget. Tidak adanya aplikasi tersebut, maka anak kita jadi tidak punya dorongan lagi untuk selalu berkutat pada gadget.

Pesan
Tegaslah, jangan sampai terlambat. Bimbing anak-anak kita, bukan memanjakan. Ketegasan orang tua betul-betul dibutuhkan agar anak kita dapat terbebaskan dari yang namanya kecanduan gadget yang dapat merusak lima bagian otak dan menghambat perkembangan otak anak. Ingat, masa depan anak kita tergantung pada keputusan kita saat ini.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved