Kuliah Umum di Universitas Bung Hatta, Mahfud Jelaskan Politik Indentitas
Senin, 18 Desember 2023 - 12:54 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD bicara tentang politik identitas dan identitas politik memberikan kuliah umum di Universitas Bung Hatta, Padang, Senin (18/12/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
PADANG - Cawapres Mahfud MD bicara tentang politik identitas dan identitas politik. Menurut dia, kedua istilah itu punya perbedaan signifikan. Politik identitas merupakan cara berpolitik yang mengutamakan kelompok primordial untuk kemudian menganggap pihak lain sebagai lawan atau musuh.
Sebaliknya, identitas politik diperbolehkan termasuk dalam menentukan calon pemimpin. Contohnya, pemeluk muslim memilih calon dari barisan Islam dengan harapan aspirasinya ditampung calon tersebut. Contoh lainnya tentang etnis Minangkabau.
“Misalnya saya dari etnis Minangkabau, maka saya memilih calon dari etnis Minangkabau, itu dibolehkan,” katanya saat memberikan kuliah umum di Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatera Barat, Senin (18/12/2023). Baca juga: Tolak Politik Identitas, Mahfud MD Sebut Kalau Identitas Politik Boleh
Yang tidak diperbolehkan itu ialah orang Minangkabau memilih orang Minangkabau dengan tujuan menghabisi etnis lain apabila calon yang diusungnya terpilih. “Ini namanya politik identitas,” ujarnya.
Mahfud menjelaskan, identitas politik merupakan keniscayaan atau tidak bisa dihalangi. Sebab, bagaimanapun seseorang cenderung memilih karena faktor identitasnya. "Itulah demokrasi. Yang penting adalah kesatuan bangsa," lanjutnya.
Sebaliknya, identitas politik diperbolehkan termasuk dalam menentukan calon pemimpin. Contohnya, pemeluk muslim memilih calon dari barisan Islam dengan harapan aspirasinya ditampung calon tersebut. Contoh lainnya tentang etnis Minangkabau.
“Misalnya saya dari etnis Minangkabau, maka saya memilih calon dari etnis Minangkabau, itu dibolehkan,” katanya saat memberikan kuliah umum di Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatera Barat, Senin (18/12/2023). Baca juga: Tolak Politik Identitas, Mahfud MD Sebut Kalau Identitas Politik Boleh
Yang tidak diperbolehkan itu ialah orang Minangkabau memilih orang Minangkabau dengan tujuan menghabisi etnis lain apabila calon yang diusungnya terpilih. “Ini namanya politik identitas,” ujarnya.
Mahfud menjelaskan, identitas politik merupakan keniscayaan atau tidak bisa dihalangi. Sebab, bagaimanapun seseorang cenderung memilih karena faktor identitasnya. "Itulah demokrasi. Yang penting adalah kesatuan bangsa," lanjutnya.
Lihat Juga :