Soal Lapangan Kerja Minim, Ganjar: Pemerintah Harus Pertemukan Industri dengan Sekolah

Jum'at, 15 Desember 2023 - 03:21 WIB
loading...
Soal Lapangan Kerja...
Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo bertemu dengan ribuan buruh dan masyarakat di GOR Metland, Tambun, Kabupaten Bekasi. Foto/MPI/irfan maulana
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo bertemu dengan ribuan buruh dan masyarakat di GOR Metland, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kedatangan Ganjar merupakan rangkaian kampanye yang dia lakukan jelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.

Dalam kampanyenya tersebut, Ganjar mendapatkan keluhan dari masyarakat dan buruh yakni soal sulitnya mencari pekerjaan dan maraknya calo lowongan pekerjaan. Ganjar menuturkan saat ini penting bagi pemerintah untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan menemukan antara sekolah dengan industri. "Sehingga, setiap ada industri dibangun disitu yang terdekat lah yang bisa masuk," ucapnya, Kamis (14/12/2023) sore.

Ganjar mengatakan, sebenarnya hal ini mudah saja diterapkan oleh Pemerintah. Hanya tinggal keseriusan pemerintah saja. "Dan itu ternyata tidak sulit sebenarnya karena ketika pemerintah bisa memfasilitasi antara sekolah dengan industri maka mereka bisa masuk," katanya.

Baca juga: Ulama Sepakat Bersama Ganjar-Mahfud Wujudkan Tri Dharma Pesantren

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Kabupaten Bekasi mengeluh sulitnya mencari pekerjaan. Kalaupun ada, mereka harus membayar kepada calo agar bisa bekerja di suatu perusahaan atau pabrik. Hal itu mereka sampaikan di depan Ganjar Pranowo. Seperti yang dialami oleh salah satu masyarakat, Jovanka.

Mulanya Ganjar mengatakan siapa masyarakat yang menjadi korban calo. Sebab, berdasarkan keluhan masyarakat banyak calo lowongan pekerjaan di Bekasi. Jovanka pun angkat tangan dan diminta naik ke atas panggung oleh Ganjar.

Baca juga: Capres Nomor 3, Ganjar Komitmen Berantas KKN demi Kesejahteraan Buruh

Pria lulusan STM tersebut mengaku hingga kini dia masih menganggur karena minimnya lapangan pekerjaan. Dia pun pernah ditawari bekerja namun dengan syarat harus membayar.

Kendati tidak punya uang, dia pun urung menerima tawaran tersebut. "Saya mau kerja di pabrik, pernah lamar enggak diterima," katanya kepada Ganjar di GOR Metland, Kabupaten Bekasi, Tambun, Jawa Barat.

Dia mengaku sempat bertanya soal alasan perusahaan tak bisa menerimanya sebagai karyawan. Menurutnya, hal itu dikarenakan dia tidak menyetor uang pelicin. "Duit Pak (harus bayar), kata Calo," ucap Jovanka disambut sorakan masyarakat yang membernarkan adanya calo tersebut.

Jovanka mengaku sebenarnya dia sempat praktik magang di Bengkel. Namun, dia memutuskan tak melanjutkannya ke jenjang profesional karena gaji yang di bawah UMR "Pernah praktik di bengkel, punya orang. Tapi enggak diteruskan, karena gaji kecil. Gaji maunya standar bekasi," ucap lulusan 2018 tersebut.

Jovanka berharap kepada Ganjar agar bisa menyelesaikan masalah tersebut ketika terpilih jadi presiden nanti. Diketahui, kedatangan Ganjar imi merupakan bagian dari Kampanyenya jelang pemungutan suara capres cawapres yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024.

Untuk informasi, dalam kampanyenya Ganjar menawarkan tujuh program prioritas, diantaranya :

1. Membangun SDM Produktif
2. Menjaga Stabilitas Harga Bahan-bahan Pokok
3. Menghapus Kemiskinan
4. Memperkuat Jaringan Pengaman Sosial
5. Mendorong Hilirisasi Menuju Pabrik Kelas Dunia
6. Akselerasi Nilai Tambah Pembangunan Infrastruktur
7. Memulihkan Alam Indonesia

Dalam debat Capres perdana di KPU RI, Selasa, (12/12/2023), Ganjar juga berkomitmen memberantas korupsi, menegakkan hukum, dan menuntaskan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Baru-baru ini Ganjar juga menawarkan KTP sakti untuk masyarakat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Penciptaan Lapangan...
Penciptaan Lapangan Kerja Harus Ditopang Industrialisasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved