Tolak Politik Dinasti, BEM Kehilangan Kepercayaan terhadap Rezim Jokowi
Rabu, 13 Desember 2023 - 03:22 WIB
loading...
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terus menyuarakan penolakan terhadap politik dinasti. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terus menyuarakan penolakan terhadap politik dinasti. Kali ini penolakan disuarakan BEM Universitas Mataram (UNRAM) dan BEM Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) .
Mereka memprotes keras adanya upaya nyata dari penguasa saat ini untuk melanggengkan kekuasaan dengan mendukung salah satu pasangan calon dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.
BEM UNRAM khawatir dengan dukungan kekuasaan tersebut, netralitas aparatur negara sulit terjadi. Padahal pemilu yang adil sangat diperlukan untuk membangun legitimasi politik pemerintahan mendatang.
"Kami satu suara bersama rekan-rekan BEM lainnya. Tentunya kita menolak keras konsep dinasti politik yang secara halus diterapkan oleh penguasa saat ini," ujar Ketua BEM UNRAM Lombok, Nusa Tenggara Barat, Martoni Ira Malik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Komitmen Jaga Demokrasi, Ganjar: Kasus Ketua BEM UI Harus Usai
Martoni secara terbuka menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu yang dinilai sudah diintervensi oleh penguasa untuk memuluskan langkah sang putra mahkota menjadi calon wakil presiden.
Mereka memprotes keras adanya upaya nyata dari penguasa saat ini untuk melanggengkan kekuasaan dengan mendukung salah satu pasangan calon dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.
BEM UNRAM khawatir dengan dukungan kekuasaan tersebut, netralitas aparatur negara sulit terjadi. Padahal pemilu yang adil sangat diperlukan untuk membangun legitimasi politik pemerintahan mendatang.
"Kami satu suara bersama rekan-rekan BEM lainnya. Tentunya kita menolak keras konsep dinasti politik yang secara halus diterapkan oleh penguasa saat ini," ujar Ketua BEM UNRAM Lombok, Nusa Tenggara Barat, Martoni Ira Malik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Komitmen Jaga Demokrasi, Ganjar: Kasus Ketua BEM UI Harus Usai
Martoni secara terbuka menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu yang dinilai sudah diintervensi oleh penguasa untuk memuluskan langkah sang putra mahkota menjadi calon wakil presiden.
Lihat Juga :