Politik Dinasti Pertanda Sistem Demokrasi Indonesia Tidak Baik-baik Saja
Minggu, 10 Desember 2023 - 20:31 WIB
loading...
Fenomena politik dinasti yang belakangan marak diperbincangkan merupakan lampu kuning atau pertanda sistem demokrasi di Indonesia tidak baik-baik saja. FOTO ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Fenomena politik dinasti yang belakangan marak diperbincangkan merupakan lampu kuning atau pertanda sistem demokrasi di Indonesia tidak baik-baik saja.
Pandangan itu disampaikan Dosen FISIP Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Aji Imawan dalam talkshow bertema "Pemilu 2024: Negara Demokrasi di Lingkaran Politik Dinasti" di Ruang Teater, Gedung C, Kampus FISIP Undip, Minggu (10/12/2023). Talkshow ini hasil kolaborasi Merintis Indonesia dengan BEM FISIP Undip.
"Melihat fenomena sosial politik saat ini, sistem pemilu dan demokrasi bangsa Indonesia mendapat lampu kuning atau pertanda sedang tidak baik-baik saja," kata Aji di hadapan 150 mahasiswa Undip dan perguruan tinggi lain di Semarang peserta talkshow.
Ketua BEM FISIP Universitas Brawijaya Satria Naufal juga menyoroti politik dinasti di Indonesia. Menurutnya, politik dinasti perlu dilihat dari berbagai aspek (helicopter view), seperti penyebab, dampak, hingga aturan di dalamnya.
"Apabila dirasa politik dinasti hal yang tidak wajar, maka jangan diwajarkan seperti yang terjadi saat ini. Harus ada kesetaraan akses bagi seluruh warga negara, sehingga bukan hanya segelintir pihak yang memiliki previllege tertentu," kata Satria.
Ketua BEM FISIP Undip, Yazid Suhada menambahkan, pesatnya perkembangan media sosial dijadikan komoditas untuk menguntungkan sekaligus merugikan pihak tertentu.
Pandangan itu disampaikan Dosen FISIP Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Aji Imawan dalam talkshow bertema "Pemilu 2024: Negara Demokrasi di Lingkaran Politik Dinasti" di Ruang Teater, Gedung C, Kampus FISIP Undip, Minggu (10/12/2023). Talkshow ini hasil kolaborasi Merintis Indonesia dengan BEM FISIP Undip.
"Melihat fenomena sosial politik saat ini, sistem pemilu dan demokrasi bangsa Indonesia mendapat lampu kuning atau pertanda sedang tidak baik-baik saja," kata Aji di hadapan 150 mahasiswa Undip dan perguruan tinggi lain di Semarang peserta talkshow.
Ketua BEM FISIP Universitas Brawijaya Satria Naufal juga menyoroti politik dinasti di Indonesia. Menurutnya, politik dinasti perlu dilihat dari berbagai aspek (helicopter view), seperti penyebab, dampak, hingga aturan di dalamnya.
"Apabila dirasa politik dinasti hal yang tidak wajar, maka jangan diwajarkan seperti yang terjadi saat ini. Harus ada kesetaraan akses bagi seluruh warga negara, sehingga bukan hanya segelintir pihak yang memiliki previllege tertentu," kata Satria.
Ketua BEM FISIP Undip, Yazid Suhada menambahkan, pesatnya perkembangan media sosial dijadikan komoditas untuk menguntungkan sekaligus merugikan pihak tertentu.
Lihat Juga :