Perindo Ungkap Sejumlah PR yang Harus Digarap Pangkostrad Mayjen TNI Saleh Mustafa
Kamis, 30 November 2023 - 20:11 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengungkapkan sejumlah PR yang harus digarap Pangkostrad Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pengamat militer yang sekaligus Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengungkapkan sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) yang harus digarap Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) baru, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Menurut Nuning, sapaan akrab Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, PR yang paling utama yakni meningkatkan kemampuan militer dan akademik Sumber Daya Manusia (SDM) di Kostrad.
"Pertama, meningkatkan kemampuan militer dan akademik SDM Kostrad. Selanjutnya, meningkatkan pengetahuan kekinian seperti IT, dan situasi dan kondisi negara yang pasca-dilanda pandemi Covid-19," kata Nuning, Kamis (30/11/2023).
Baca juga: Panglima TNI Tunjuk Mayjen Muhammad Saleh Mustafa sebagai Pangkostrad
Selain itu, lanjut Nuning, Pangkostrad juga harus meningkatkan kemampuan intelijen serta interoperabilitas prajurit dan perwira. Sebab, Kostrad adalah bagian dari komando utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat (AD).
"Kostrad memiliki jumlah pasukan yang dirahasiakan dan selalu siap untuk beroperasi atas perintah Panglima TNI kapan saja," ucap Nuning yang juga Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah VI (Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Magelang) itu.
Baca juga: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Jabat KSAD, Siapa Berpeluang Jadi Pangkostrad?
Menurut Nuning, sapaan akrab Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, PR yang paling utama yakni meningkatkan kemampuan militer dan akademik Sumber Daya Manusia (SDM) di Kostrad.
"Pertama, meningkatkan kemampuan militer dan akademik SDM Kostrad. Selanjutnya, meningkatkan pengetahuan kekinian seperti IT, dan situasi dan kondisi negara yang pasca-dilanda pandemi Covid-19," kata Nuning, Kamis (30/11/2023).
Baca juga: Panglima TNI Tunjuk Mayjen Muhammad Saleh Mustafa sebagai Pangkostrad
Selain itu, lanjut Nuning, Pangkostrad juga harus meningkatkan kemampuan intelijen serta interoperabilitas prajurit dan perwira. Sebab, Kostrad adalah bagian dari komando utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat (AD).
"Kostrad memiliki jumlah pasukan yang dirahasiakan dan selalu siap untuk beroperasi atas perintah Panglima TNI kapan saja," ucap Nuning yang juga Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah VI (Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Magelang) itu.
Baca juga: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Jabat KSAD, Siapa Berpeluang Jadi Pangkostrad?
Lihat Juga :