Megawati Sebut Penguasa Bertindak seperti Orba, Praktisi Hukum: Warning Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
Kamis, 30 November 2023 - 02:07 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya ini adalah role by law, bukan role of law. Hukum untuk kekuasaan. Ini adalah Orde Baru," kata Edi.
Baca: Jokowi Enggan Tanggapi Megawati yang Sebut Orang Berkuasa Saat Ini Layaknya Orba
Edi menuturkan, putusan MK itu sebenarnya hanya untuk menggolkan Gibran. Semua itu terjadi by design. "Ini (tanda-tanda) munculnya Orde Baru yang baru. Benar kata Ibu Mega," ujarnya.
Kedua, tindakan represif yang diduga dilakukan aparat di daerah. Edi menuturkan, beberapa contoh seperti penurunan baliho Ganjar-Mahfud di Bali dan Jawa Tengah.
Kemudian pemanggilan 70 kepala desa di Jawa Tengah untuk diperiksa oleh Kepolisian Daerah setempat. "Ini kan tindakan menakut-nakuti, ini neo-Orde Baru," tegas Edi.
Ketiga, munculnya capres tertentu yang kerap dianggap sebagai produk Orde Baru. Sangat tidak logis, kata Edi, produk Orde Baru diusung untuk menduduki jabatan tertinggi negara setelah perjuangan reformasi yang berdarah-darah.
Baca: Jokowi Enggan Tanggapi Megawati yang Sebut Orang Berkuasa Saat Ini Layaknya Orba
Edi menuturkan, putusan MK itu sebenarnya hanya untuk menggolkan Gibran. Semua itu terjadi by design. "Ini (tanda-tanda) munculnya Orde Baru yang baru. Benar kata Ibu Mega," ujarnya.
Kedua, tindakan represif yang diduga dilakukan aparat di daerah. Edi menuturkan, beberapa contoh seperti penurunan baliho Ganjar-Mahfud di Bali dan Jawa Tengah.
Kemudian pemanggilan 70 kepala desa di Jawa Tengah untuk diperiksa oleh Kepolisian Daerah setempat. "Ini kan tindakan menakut-nakuti, ini neo-Orde Baru," tegas Edi.
Ketiga, munculnya capres tertentu yang kerap dianggap sebagai produk Orde Baru. Sangat tidak logis, kata Edi, produk Orde Baru diusung untuk menduduki jabatan tertinggi negara setelah perjuangan reformasi yang berdarah-darah.
Lihat Juga :