Presiden Jokowi Pimpin Penanaman Pohon Atasi Perubahan Iklim

Rabu, 29 November 2023 - 15:34 WIB
loading...
Presiden Jokowi Pimpin...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin gerakan pelaksanaan Gerakan Menanam Pohon di Hutan Kota di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu (29/11/2023). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memimpin gerakan pelaksanaan Gerakan Menanam Pohon di Hutan Kota di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu (29/11/2023). Jokowi mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi perubahan iklim, pemanasan global, serta polusi udara.

“Ini adalah kegiatan dalam rangka antisipasi perubahan iklim, antisipasi pemanasan global yang sudah kita rasakan bersama-sama, juga dalam rangka mengatasi polusi yang ada di Jabodetabek,” kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (29/11/2023).

Adapun penanaman pohon ini secara serentak dilaksanakan di wilayah Jakarta, Kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan sasaran lokasi penanaman diprioritaskan di hutan kota, kawasan terbuka hijau, halaman sekolah, pemukiman, turus jalan, kawasan industri, dan sarana umum lainnya.

Presiden Jokowi Pimpin Penanaman Pohon Atasi Perubahan Iklim


Baca juga: Langkah Nyata Atasi Perubahan Iklim, Jokowi Serukan Tanam Pohon

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, gerakan penanaman pohon akan terus dilakukan selama musim penghujan di seluruh Indonesia. Untuk di Jakarta sendiri, lanjut dia, penanaman pohon telah dilakukan di 900 titik.

Presiden Jokowi Pimpin Penanaman Pohon Atasi Perubahan Iklim


Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan dan asosiasi pengusaha yang telah berpartisipasi dalam gerakan penanaman pohon tersebut.

Dia juga secara khusus berterima kasih kepada PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) yang merupakan pengelola kawasan Industri Pulogadung. “Saya ucapkan terima kasih kepada banyak perusahaan, asosiasi, yang berpartisipasi. Ada PT JIEP, APHI, semua yang menggerakkan,” kata Jokowi.

Plh Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi menjelaskan, dari total 744 pohon yang ditanam, JIEP menyumbang sekitar 200 pohon yang terdiri dari 150 pohon ketapang kencana dan 50 pohon trembesi mas. Adapun lokasi penanaman pohon juga disediakan seluas 1,5 hektare.

Dharma menuturkan bahwa pihak JIEP berencana mempersiapkan area terbuka hijau terluas di DKI Jakarta seluas 90 hektare. Area terbuka hijau tersebut akan terdiri dari danau dan hutan kota sehingga bisa diandalkan sebagai paru-paru kota Jakarta yang baru.

Lebih lanjut Dharma mengatakan, pada pelaksanaan kegiatan ini bibit pohon yang ditanam berasal dari Persemaian Rumpin Bogor, dari pemda setempat, serta dukungan CSR swasta. Jenis bibit yang ditanam terdiri dari tanaman buah-buahan, tanaman kayu-kayuan, serta tanaman estetika.

Dia optimistis kegiatan penanaman pohon ini mampu mempercepat upaya pemulihan lingkungan, penanggulangan degradasi hutan dan lahan, mitigasi bencana, dan penanganan polusi udara melalui penyerapan karbon, dan bahan polutan lainnya. Dalam konteks perubahan iklim, penanaman pohon ini juga diharapkan bisa menyerap emisi gas rumah kaca di atmosfer.

Dia menambahkan, penanaman pohon di wilayah perkotaan dan Industri juga sangat berperan dalam hal penanggulangan polusi udara. Kata dia, tentu saja perlu upaya bersama untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas udara di sekitar agar tetap bersih dan layak hirup.

“Di antaranya bisa dengan menanam pohon di lingkungannya masing-masing. Terlebih saat ini hujan sudah mulai turun di sejumlah wilayah. Jadi mari bersama-sama kita menanam pohon dan merawatnya supaya tumbuh dengan baik,” kata Dharma.

Dharma berharap ke depannya kegiatan tanam pohon khususnya di perkotaan ini dapat diperluas ke seluruh wilayah di Indonesia, dan melibatkan peran aktif para pihak yaitu pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, LSM, dan masyarakat luas lainnya. “Kegiatan penanaman pohon harus dijadikan agenda penting dalam rangka upaya mitigasi dan adaptasi pengendalian pencemaran udara dan perbaikan kualitas lingkungan,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyediakan bibit secara gratis dan tersedia sepanjang tahun dari persemaian yang dibangun di 34 provinsi di Indonesia. “Penanaman pohon juga sebagai persiapan menjelang agenda Sidang COP ke 28 di Dubai mendatang,” pungkas Dharma.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Mengenal Konsep Green...
Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Rakornas KKMD, Kemenhut...
Rakornas KKMD, Kemenhut Perkuat Kelembagaan Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove
Perkuat Integrasi Data...
Perkuat Integrasi Data Mangrove, Kemenhut Luncurkan Platform MANDARA
BMKG: Perubahan Iklim...
BMKG: Perubahan Iklim Picu Meningkatnya Bencana, Termasuk Banjir Sumatera
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Rekomendasi
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved