Caleg Partai Perindo Agung Surya Wijaya Bertekad Benahi Sistem Pertanian Indonesia
Sabtu, 25 November 2023 - 19:32 WIB
loading...
Caleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil 4 Partai Perindo, Agung Surya Wijaya menjadi narasumber dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bogor Dapil 4 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Agung Surya Wijaya mengungkapkan dirinya ingin membenahi sistem pertanian di Indonesia yang belum mensejahterakan petani.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang ditayangkan melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023) sore.
Ia menyebutkan generasi muda saat ini banyak berkecimpung di industri kreatif. Memiliki background pendidikan di pertanian, Agung Surya mengangkat visi untuk memajukan pertanian di Kabupaten Bogor.
"Saya concern masuk ke politik, saya ingin terjun di pertanian karena ingin membenahi sistem yang ada dari dalam," ujar Agung.
Baca juga: Caleg Partai Perindo Agung Surya Wijaya Akui Akar Korupsi karena Biaya Politik Tinggi
Ia melihat terlalu banyak rantai dari petani ke pengepul, ke tengkulak, ke pedagang besar, ke pasar induk, kemudian ke pedagang pengecer hingga sampai ke tangan pembeli.
"Jadi kalau petani dipermudah dengan teknologi maka mereka bisa lebih sejahtera salah satu caranya yakni harus ada edukasi dan sosialisasi," paparnya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang ditayangkan melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023) sore.
Ia menyebutkan generasi muda saat ini banyak berkecimpung di industri kreatif. Memiliki background pendidikan di pertanian, Agung Surya mengangkat visi untuk memajukan pertanian di Kabupaten Bogor.
"Saya concern masuk ke politik, saya ingin terjun di pertanian karena ingin membenahi sistem yang ada dari dalam," ujar Agung.
Baca juga: Caleg Partai Perindo Agung Surya Wijaya Akui Akar Korupsi karena Biaya Politik Tinggi
Ia melihat terlalu banyak rantai dari petani ke pengepul, ke tengkulak, ke pedagang besar, ke pasar induk, kemudian ke pedagang pengecer hingga sampai ke tangan pembeli.
"Jadi kalau petani dipermudah dengan teknologi maka mereka bisa lebih sejahtera salah satu caranya yakni harus ada edukasi dan sosialisasi," paparnya.
Lihat Juga :