Caleg Partai Perindo Agung Surya Wijaya Akui Akar Korupsi karena Biaya Politik Tinggi
Sabtu, 25 November 2023 - 19:09 WIB
loading...
Caleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil 4 Partai Perindo, Agung Surya Wijaya menjadi narasumber dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bogor Dapil 4 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Agung Surya Wijaya mengaku, sudah sehati dengan generasi muda untuk menolak politik mahar yang menjadi sumber dari korupsi.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang ditayangkan melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023).
Pria yang memiliki konstituen di lima kecamatan yakni Dramaga, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Tenjolaya tersebut mengaku sejak kecil sudah tertarik dengan politik.
"Saya pilih Partai Perindo, saat 2016 saya mendirikan partai sebelah mulai dari verifikasi Kumham, Verifikasi KPU. Jadi ini pencalegan saya kedua. Saya terjun di politik Perindo karena masalah idealisme. Anak muda yang dipegang idealisme anti mahar," ujar Agung Surya Wijaya.
Baca juga: Akar Masalah Hukum di Indonesia
Ia menjelaskan banyak anak muda yang hanya tahu politik itu korupsi, negatifnya kotor, cost politik mahal karena sudah harus mengeluarkan biaya cukup besar dari pendaftaran.
Ia mengungkapkan dalam Pemilu 2019 di DPRD Kabupaten Bogor saja untuk seorang Caleg harus mengeluarkan biaya sebesar satu hingga dua miliar rupiah.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang ditayangkan melalui YouTube Partai Perindo, Sabtu (25/11/2023).
Pria yang memiliki konstituen di lima kecamatan yakni Dramaga, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Tenjolaya tersebut mengaku sejak kecil sudah tertarik dengan politik.
"Saya pilih Partai Perindo, saat 2016 saya mendirikan partai sebelah mulai dari verifikasi Kumham, Verifikasi KPU. Jadi ini pencalegan saya kedua. Saya terjun di politik Perindo karena masalah idealisme. Anak muda yang dipegang idealisme anti mahar," ujar Agung Surya Wijaya.
Baca juga: Akar Masalah Hukum di Indonesia
Ia menjelaskan banyak anak muda yang hanya tahu politik itu korupsi, negatifnya kotor, cost politik mahal karena sudah harus mengeluarkan biaya cukup besar dari pendaftaran.
Ia mengungkapkan dalam Pemilu 2019 di DPRD Kabupaten Bogor saja untuk seorang Caleg harus mengeluarkan biaya sebesar satu hingga dua miliar rupiah.
Lihat Juga :