Sumpah Pemuda 2.0 Melawan Politik Dinasti Patut Didukung
Jum'at, 24 November 2023 - 14:24 WIB
loading...
Gabungan mahasiswa mendeklarasikan Sumpah Pemuda 2.0 melawan politik dinasti di Gedung Joeang 45 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2023). FOTO/MPI/CARLOS ROY FAJARTA
A
A
A
JAKARTA - Sumpah Pemuda 2.0 yang dideklarasikan oleh gabungan mahasiswa di Gedung Joeang '45 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2023), perlu didukung. Gerakan tersebut adalah aspirasi generasi Z yang kecewa dengan salah satu produk reformasi yakni Mahkamah Konstitusi (MK) karena dinilai mencederai demokrasi.
Dalam deklarasi itu disampaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara nomor 90/90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) tidak berdampak positif bagi generasi muda tapi justru mengubur mimpi mereka.
"Ini perlu diapresiasi, suara generasi Z ini benar-benar menjadi cerminan kritisnya mahasiswa, kritisnya anak muda dalam melihat persoalan di negeri ini," kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al Hamdi dalam keterangannya dikutip, Jumat (24/11/2023).
Baca juga: Sumpah Pemuda 2.0 di Gedung Joang 45 Lawan Politik Dinasti Sambil Bawa Jagung
Menurutnya, putusan MK 90 justru menyuburkan politik dinasti . Anwar Usman yang saat itu menjabat Ketua MK merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau paman Gibran Rakabuming Raka yang akhirnya lolos menjadi cawapres lantaran putusan MK tersebut.
Dalam deklarasi itu disampaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara nomor 90/90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) tidak berdampak positif bagi generasi muda tapi justru mengubur mimpi mereka.
"Ini perlu diapresiasi, suara generasi Z ini benar-benar menjadi cerminan kritisnya mahasiswa, kritisnya anak muda dalam melihat persoalan di negeri ini," kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al Hamdi dalam keterangannya dikutip, Jumat (24/11/2023).
Baca juga: Sumpah Pemuda 2.0 di Gedung Joang 45 Lawan Politik Dinasti Sambil Bawa Jagung
Menurutnya, putusan MK 90 justru menyuburkan politik dinasti . Anwar Usman yang saat itu menjabat Ketua MK merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau paman Gibran Rakabuming Raka yang akhirnya lolos menjadi cawapres lantaran putusan MK tersebut.
Lihat Juga :