KPK Diminta Tindaklanjuti Informasi Dugaan Korupsi Kartu Prakerja

Kamis, 30 April 2020 - 13:28 WIB
loading...
KPK Diminta Tindaklanjuti...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menindaklanjuti informasi mengenai dugaan korupsi pada proyek Kartu Prakerja. Adapun kecurigaan dugaan korupsi itu disampaikan sejumlah anggota Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat dengan KPK, Rabu 29 April 2020.

"Ya permintaan hendaknya ditindaklanjuti oleh KPK supaya dana tersebut tidak disalahgunakan pengelolaannya," ujar pakar hukum pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad kepada SINDOnews, Kamis (30/4/2020).

Dia juga menyarankan kepada pihak yang mempunyai dugaan korupsi itu ikut membantu KPK dengan memberikan data yang dimiliki. Suparji mengakui, potensi penyimpangan bisa saja terjadi.

"Misalnya anggaran untuk pelatihan dikurangi, penunjukan penyelenggara pelatihan terjadi konspirasi, pengadaan barang terjadi mark up," ungkapnya. (Baca juga: KPK Diminta Soroti Dugaan Masalah Proyek di Dua Eks Stafsus Milenial ).

Suparji pun meminta KPK segera bertindak jika memang terjadi korupsi pada proyek Kartu Prakerja itu. "Dengan menuntut pihak-pihak yang harus bertanggung jawab dengan hukuman yang maksimal," pungkasnya.

Informasi dugaan korupsi proyek Kartu Prakerja itu sebelumnya disinggung oleh sejumlah anggota Komisi III DPR seperti Arteria Dahlan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Habiburokhman dari Gerindra, Cucun Ahmad Syamsurijal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hinca Panjaitan dari Partai Demokrat, dan Aboe Bakar Alhabsy dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Baca juga: Kemendikbud Tiadakan Upacara Bendera saat Peringatan Hardiknas 2020 ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Rekomendasi
Liburan Lebih Fleksibel...
Liburan Lebih Fleksibel Tanpa Kerumitan dengan Cicilan 0%
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seleksi Beasiswa Jalur Prestasi Basket
Berita Terkini
Nanik S Deyang Absen...
Nanik S Deyang Absen Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Kadar Emas Batangan...
Kadar Emas Batangan yang Ditemukan di Rumah Febrie Adriansyah 23 Karat
Koalisi Advokat Serahkan...
Koalisi Advokat Serahkan Draft RUU Advokat kepada Pemerintah
Don Ritto Dilimpahkan...
Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Polisi Serahkan Barang Bukti Kasus Korupsi dan TPPU
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
Laporan Gratifikasi...
Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Ditolak, KPK Ungkap Alasannya
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved