Pesan Mahfud MD kepada Pemuda Calon Pemimpin Bangsa
Jum'at, 10 November 2023 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Mahfud mengungkapkan, dirinya saat kuliah juga tak pernah membayangkan akan mengurusi negara ini hingga menjadi seorang Menko Polhukam. Oleh karena itu, ia berharap para pemuda dan mahasiswa saat ini harus lebih baik lagi mempersiapkan dirinya untuk memimpin di era Indonesia Emas.
"Saudara benar-benar harus siap untuk memimpin Indonesia Emas, saat itu kita menjadi negara yang betul-betul merdeka pada tahun 2045, artinya kita dituntut harus merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Jadi jelas, masa depan Indonesia ada di tangan saudara, dan begitu juga masa depan saudara ada di Indonesia," kata Mahfud.
Karena itu, Mahfud menitipkan pesan kepada para pemuda untuk menjaga negara ini agar betul-betul sampai ke 2045 dengan menghindari terjadinya disintegrasi bangsa melalui penegakan hukum berdasarkan demokrasi yang substantif dan berkeadilan.
"Jangan sampai terjadi disorientasi ideologi bangsa dengan tidak tegaknya hukum berkeadilan. Sebab jika sudah terjadi disorientasi hukum, akan muncul distrust atau ketidakpercayaan terhadap penyelenggara negara lalu terjadilah disobedient, tindakan pembangkangan yang terjadi karena ketidakadilan yang terjadi," pungkas Mahfud.
"Saudara benar-benar harus siap untuk memimpin Indonesia Emas, saat itu kita menjadi negara yang betul-betul merdeka pada tahun 2045, artinya kita dituntut harus merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Jadi jelas, masa depan Indonesia ada di tangan saudara, dan begitu juga masa depan saudara ada di Indonesia," kata Mahfud.
Karena itu, Mahfud menitipkan pesan kepada para pemuda untuk menjaga negara ini agar betul-betul sampai ke 2045 dengan menghindari terjadinya disintegrasi bangsa melalui penegakan hukum berdasarkan demokrasi yang substantif dan berkeadilan.
"Jangan sampai terjadi disorientasi ideologi bangsa dengan tidak tegaknya hukum berkeadilan. Sebab jika sudah terjadi disorientasi hukum, akan muncul distrust atau ketidakpercayaan terhadap penyelenggara negara lalu terjadilah disobedient, tindakan pembangkangan yang terjadi karena ketidakadilan yang terjadi," pungkas Mahfud.
(zik)
Lihat Juga :