Kemenristek Sebut Sedang Uji Coba 903 Proposal Penelitian Obat COVID-19

Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:19 WIB
loading...
Kemenristek Sebut Sedang...
Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kemenristek/BRIN, Ali Ghufron Mukti menyebutkan pihaknya sedang melakukan ujicoba sebanyak 903 proposal penelitian untuk menemukan obat COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN, Ali Ghufron Mukti menyebutkan pihaknya sedang melakukan ujicoba sebanyak 903 proposal penelitian untuk menemukan obat COVID-19.

Ali mengatakan bahwa Kemenristek akan terus memfasilitasi penelitian untuk menemukan obat COVID-19. “Jadi Kementerian Riset dan BRIN ya, ini memberikan kesempatan bahkan kita memberikan fasilitasi. Termasuk untuk dananya tentang COVID-19 ini udah dua kali ya. Paling tidak terakhir itu ada 903 proposal ya,” ujarnya dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Doni Monardo: COVID-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan)

Bahkan, saat ini proposal yang masuk telah masuk dalam proses uji coba di beberapa universitas diantaranya di Universitas Gajah Mada dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). “Kalau orang bilang lah, ‘Pak, kami punya ini bagus ini’ ya kemudian silahkan, kami fasilitasi untuk diuji, bikin proposal tapi. Ini seperti apa harus jelas gitu. Nah itu sekarang bisa diujicobakan di UGM, di UNS demikian juga di Manado ya, sedang diujicobakan dan kita fasilitasi ya,” jelasnya.

Ali juga mengatakan tidak menutup kemungkinan akan terus mengembangkan tumbuhan yang akan menjadi obat herbal dalam rangka menemukan obat COVID-19. “Kalau herbal yang kita itu memiliki tumbuhan lebih kurang lebih dari 17 ribu tumbuhan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai herbal.”

Namun, kata Ali dalam proses tumbuhan menjadi obat herbal diklasifikasikan menjadi tiga. “Nah tetapi paling tidak itu diklasifikasikan menjadi 3. Satu sebagai jamu, nah itu tidak perlu uji klinis gitu. Yang dua sebagai obat herbal terstandar. Yang ketiga sebagai fitofarmaka,” katanya. (Baca juga: Bertambah 12 Kasus, Total 1.276 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi COVID-19)

Setelah itu, dalam proses peredarannya harus ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Nah kalau dia jamu tentu nanti ada proses untuk izin edarnya, daftar di BPOM. Nanti kalau dia mengaku bahwa dia katakan ini sebagai obat herbal terstandar maka harus ada uji paling tidak in vitro dan uji lab, bener tidak kayak gitu,” papar Ali.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Tanggapi Tindakan Eskalasi...
Tanggapi Tindakan Eskalasi AS, Rusia akan Uji Coba Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved