Kemenag Cetak Ulang Komik Moderasi Beragama ModerArt dan Dibagikan Gratis
Kamis, 09 November 2023 - 01:30 WIB
loading...
Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Kementerian Agama Mohammad Ishom. Foto: MPI/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang dianut sekaligus dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini dari dulu hingga sekarang. Pemerintah pun menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Pesan-pesan moderasi beragama disebarkan melalui berbagai cara, salah satunya melalui media komik. Hal ini sebagai upaya mendekatkan gagasan dan praktik moderasi beragama kepada generasi muda.
Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Kementerian Agama Mohammad Ishom mengatakan, inisiatif penerbitan Komik Moderasi Beragama ‘ModerArt’ ditujukan agar pesan moderasi beragama lebih mudah dipahami, khususnya oleh generasi Z dan anak-anak muda.
Baca juga: Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama di Washington DC
“Program moderasi beragama ini yang mungkin di kalangan milenial, anak-anak, kalangan anak-anak muda, anak kecil, itu belum begitu memahami konsep. Kalau yang konseptual kan yang agak susah dipahami. Oleh karena itu, menyasar kelompok milenial, gen Z agar paham konsep moderasi beragama maka kita melakukan pembuatan komik ini, komik moderasi beragama,” ujar Ishom di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Pesan-pesan moderasi beragama disebarkan melalui berbagai cara, salah satunya melalui media komik. Hal ini sebagai upaya mendekatkan gagasan dan praktik moderasi beragama kepada generasi muda.
Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Kementerian Agama Mohammad Ishom mengatakan, inisiatif penerbitan Komik Moderasi Beragama ‘ModerArt’ ditujukan agar pesan moderasi beragama lebih mudah dipahami, khususnya oleh generasi Z dan anak-anak muda.
Baca juga: Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama di Washington DC
“Program moderasi beragama ini yang mungkin di kalangan milenial, anak-anak, kalangan anak-anak muda, anak kecil, itu belum begitu memahami konsep. Kalau yang konseptual kan yang agak susah dipahami. Oleh karena itu, menyasar kelompok milenial, gen Z agar paham konsep moderasi beragama maka kita melakukan pembuatan komik ini, komik moderasi beragama,” ujar Ishom di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Lihat Juga :