Soal Isu Miring terhadap Jaksa Agung, Pakar Hukum: Tak Perlu Gentar, Masyarakat Sudah Cerdas
Rabu, 08 November 2023 - 02:16 WIB
loading...
A
A
A
Kasus tersebut turut menjerat eks Menkominfo Johnny Plate dan anggota BPK Achsanul Qosasi. "Kejaksaan sudah on the track berantas korupsi, persepsi publik tinggi ke kejaksaan," ungkap Suparji.
Suparji menambahkan, sulit untuk memisahkan masifnya isu negatif ke Jaksa Agung dengan serangan balik koruptor. Mereka pasti merasa gerah dan terancam dengan aksi-aksi Kejagung yang berani dan tak pandang bulu.
Karena itu, ia berpendapat sudah saatnya seluruh elemen bangsa bersatu bersama penegak hukum memberantas korupsi dan makelar kasus (markus). "Saat ini, masyarakat sangat percaya terhadap kinerja Jaksa Agung dalam upaya penegakan hukum,” katanya.
“Melihat itu, tentunya para koruptor merasa gerah dan akhirnya menyerang beliau melalui hal-hal bersifat pribadi dengan mengolah info hoaks menjadi fakta, serta memengaruhi organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dengan pesan demosi terhadap Jaksa Agung," sambungnya.
Melihat hal tersebut, Suparji selaku akademisi merasa prihatin dan mendorong agar penyelesaian tindak pidana korupsi dapat dilakukan secara transparan. Ia juga berharap agar para koruptor berhenti melakukan manuver yang merugikan upaya penegakan hukum, serta masyarakat tetap terus kritis untuk mendukung Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi secara tegas.
Suparji menambahkan, sulit untuk memisahkan masifnya isu negatif ke Jaksa Agung dengan serangan balik koruptor. Mereka pasti merasa gerah dan terancam dengan aksi-aksi Kejagung yang berani dan tak pandang bulu.
Karena itu, ia berpendapat sudah saatnya seluruh elemen bangsa bersatu bersama penegak hukum memberantas korupsi dan makelar kasus (markus). "Saat ini, masyarakat sangat percaya terhadap kinerja Jaksa Agung dalam upaya penegakan hukum,” katanya.
“Melihat itu, tentunya para koruptor merasa gerah dan akhirnya menyerang beliau melalui hal-hal bersifat pribadi dengan mengolah info hoaks menjadi fakta, serta memengaruhi organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dengan pesan demosi terhadap Jaksa Agung," sambungnya.
Melihat hal tersebut, Suparji selaku akademisi merasa prihatin dan mendorong agar penyelesaian tindak pidana korupsi dapat dilakukan secara transparan. Ia juga berharap agar para koruptor berhenti melakukan manuver yang merugikan upaya penegakan hukum, serta masyarakat tetap terus kritis untuk mendukung Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi secara tegas.
(rca)
Lihat Juga :