Transmigran Jateng di Musi Rawas Bahagia Bertemu Ganjar: Ngobati Kangen
Selasa, 07 November 2023 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Terik mentari pun tak menghalangi semangat para warga Musi Rawas yang didominasi transmigran asal Banyumasan itu untuk menunggu kedatangan Ganjar. Apalagi, di sana mereka disuguhi berbagai hiburan kesenian, antara lain kuda kepang dan campursari.
Mereka saling bercanda bersama dengan bahasa Jawa. Sebagian besar berbahasa Jawa ngapak khas Banyumasan. Acara ngobrol santai itu langsung buyar ketika Ganjar tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Ribuan masyarakat itu langsung berdesakan menyalami Ganjar sambil mengeluarkan handphone untuk foto bersama.
Mereka juga berteriak menyebutkan nama daerah asalnya masing-masing kepada Ganjar. Sebagian besar yang hadir di lokasi itu memang berasal dari Jawa Tengah.
"Sugeng rawuh Pak Ganjar, saya dari Jogja Pak. Inyong Banyumas Pak. Sokaraja hadir Pak. Pak saya dari Magelang. Pak Ganjar inyong bocahmu Pak Ganjar, Brebes hadir," teriak mereka bersahutan.
Mereka tampak begitu bersemangat saat bertemu Ganjar, beberapa di antara mereka bahkan langsung memeluk saking senangnya. Seorang transmigran asal Banyumas bernama Suwarti (65) misalnya. Suwarti yang sudah menunggu lama, langsung memeluk Ganjar dari belakang.
Mereka saling bercanda bersama dengan bahasa Jawa. Sebagian besar berbahasa Jawa ngapak khas Banyumasan. Acara ngobrol santai itu langsung buyar ketika Ganjar tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Ribuan masyarakat itu langsung berdesakan menyalami Ganjar sambil mengeluarkan handphone untuk foto bersama.
Mereka juga berteriak menyebutkan nama daerah asalnya masing-masing kepada Ganjar. Sebagian besar yang hadir di lokasi itu memang berasal dari Jawa Tengah.
"Sugeng rawuh Pak Ganjar, saya dari Jogja Pak. Inyong Banyumas Pak. Sokaraja hadir Pak. Pak saya dari Magelang. Pak Ganjar inyong bocahmu Pak Ganjar, Brebes hadir," teriak mereka bersahutan.
Mereka tampak begitu bersemangat saat bertemu Ganjar, beberapa di antara mereka bahkan langsung memeluk saking senangnya. Seorang transmigran asal Banyumas bernama Suwarti (65) misalnya. Suwarti yang sudah menunggu lama, langsung memeluk Ganjar dari belakang.
Lihat Juga :