Puan: Jangan Pernah Berhenti Desak Israel Hentikan Agresi Militer ke Rakyat Palestina

Minggu, 05 November 2023 - 11:24 WIB
loading...
Puan: Jangan Pernah...
Ketua DPR Puan Maharani menghadiri Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023) pagi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani menghadiri Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023) pagi. Di depan massa aksi, Puan berorasi mengutuk keras kekejaman agresi militer Israel yang telah menewaskan lebih dari 9 ribu jiwa.

Acara yang digelar di Monas ini turut dihadiri oleh 1,5 juta massa aksi dari berbagai penjuru Indonesia. Tampak pula sejumlah tokoh hadir, seperti Menko PMK Muhadjir Effendi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), hingga tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Puan tampak mengenakan syal bermotif bendera Palestina dan topi hitam. Massa aksi terdiri atas berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. Sama seperti Puan, massa aksi juga memakai atribut membela Palestina.

Puan: Jangan Pernah Berhenti Desak Israel Hentikan Agresi Militer ke Rakyat Palestina


Baca juga: Aksi Bela Palestina, Puan Maharani Mengutuk Keras Tindakan Israel



Tiba di lokasi, Puan disambut oleh Sekjen MUI Amirsyah Tambunan. Ia hadir bersama sejumlah anggota DPR yakni Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Gilang Dhielafararez, Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam, Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno, dan Anggota Komisi VII DPR RI Paramitha Widya Kusuma.

Saat menunggu giliran orasi, Puan duduk di samping Menlu Retno. Ia pun menyampaikan orasi dengan sepenuh hati. "Saya berdiri di sini sebagai ketua DPR RI mengutuk dan menyampaikan sikap tegas saya menolak kekejaman agresi militer bangsa Israel yang telah membombardir pemukiman penduduk, rumah sakit, sekolah-sekolah, rumah-rumah ibadah seperti masjid, gereja dan lain-lainnya. Serta bentuk ketidakadilan lainnya kepada rakyat dan bangsa Palestina," kata Puan di depan massa Aksi Bela Palestina.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut menuturkan, kedatangannya di Aksi Bela Palestina ini sebagai bentuk perlawanan atas kezaliman yang dilakukan oleh Israel kepada bangsa Palestina. Puan menegaskan, Indonesia akan terus konsisten mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Saya hadir di sini atas undangan Pak Din Syamsuddin, karena dapat merasakan bahwa apa yang telah dilakukan dan terjadi di Palestina adalah hal yang tidak bisa diterima oleh kita semua," ucap mantan Menko PMK itu.

Puan yang datang menggunakan baju putih lengkap dengan syal bergambar bendera Palestina dan Indonesia itu memaparkan, salah satu tujuan kemerdekaan Indonesia sesuai UUD 45 ialah menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia. "Bangsa Indonesia sejak zaman Bung Karno presiden pertama hingga saat ini, tetap tegas secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina," kata Puan.

Selain menjadi perwakilan dewan legislatif, Puan juga menjadi perwakilan dari unsur PDI Perjuangan (PDIP). Ia menyampaikan dukacita mendalam atas banyaknya korban jiwa dari perang antara Israel-Palestina, mulai dari dewasa hingga anak-anak, laki-laki dan perempuan.

"Karenanya saya pun turut menyatakan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dan kemalangan rakyat Palestina yang tidak berdosa seraya mendoakan semoga arwah korban yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT," tuturnya.

"Dan korban-korban yang terkena luka dapat segera disembuhkan seperti sedia kala," sambungnya.

Cucu Bung Karno ini juga menyerukan agar Pemerintah Indonesia untuk terus berjuang dan menyuarakan kemerdekaan Palestina. Puan menegaskan, kemerdekaan adalah hak segala bangsa yang harus diwujudkan dengan kerja keras dan bergotong royong.

"Karenanya DPR RI menyerukan kepada pemerintah bersama-sama dengan organisasi internasional lainnya, untuk tetap terus berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina,” ujarnya.

“Jangan pernah berhenti dan selalu mendesak Israel untuk menghentikan agresi militer kepada rakyat dan bangsa Palestina," ujar Puan yang disambut meriah massa Aksi Bela Palestina dengan tepuk tangan.

Di akhir orasinya, Puan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut merasakan kepedihan bangsa Palestina dengan terus mengirimkan bantuan. Selain itu, ia berharap kekejaman agresi militer Israel dapat segera dihentikan agar rakyat Palestina bisa hidup dengan damai.

"Karenanya saya mengajak seluruh dan segenap bangsa Indonesia yang hadir pada kesempatan ini, walaupun yang tidak hadir dalam kesempatan ini untuk tetap bersemangat memberikan bantuan moril dan materil kepada rakyat dan bangsa Palestina," ajak Puan.

"Di mana pun kita berada, doa-doa dan perjuangan kita, tetap harus kita berikan kepada rakyat dan bangsa Palestina," lanjutnya.

Di Aksi Bela Palestina ini, Puan terlihat sesekali menyapa masyarakat yang hadir. Tak sedikit pula massa yang mengajak Puan untuk selfie atau berfoto bersama.

Puan diketahui cukup konsisten mengawal soal kemerdekaan Palestina. Di level nasional dan internasional, ia terus bersuara membela Palestina dan mendesak agar Israel menghentikan agresi militer.

Terbaru Puan yang memimpin delegasi parlemen Indonesia ikut menandatangani pengajuan Joint Reservation (keberatan bersama). Hal ini lantaran kesimpulan sidang G20 Parliamentary Speaker's Summit atau P20 ke-9 yang digelar di India beberapa waktu lalu, tak memuat soal isu kemanusiaan Palestina.

Padahal kesimpulan P20 ke-9 memuat isu konflik Rusia-Ukraina. Beberapa negara lain yang juga meneken pernyataan keberatan itu adalah Turki, China, Afrika Selatan dan Rusia.

Puan mengatakan keberatan disampaikan bukan karena Indonesia dan beberapa negara lain tidak menyetujui mengenai isu Ukraina, tapi karena tidak dimasukannya isu lain di dunia seperti persoalan Palestina dalam joint statement sebagai kesimpulan sidang, sehingga P20 seakan menjadi tidak seimbang.

“Sebagai masyarakat dunia yang ikut merasakan kepedihan akibat peperangan Israel-Palestina, DPR terus berkomitmen untuk bersuara dalam penyelesaiaan konflik ini," ujar Puan.

Pada berbagai kesempatan, Puan juga terus menyuarakan mengenai kemerdekaan Palestina. Misalnya saat ia melakukan pertemuan dengan pimpinan pemerintahan atau pimpinan parlemen negara lain.

Seperti saat Puan bertemu dengan Ketua Majelis Agung Nasional Turki Numan Kurtulmus di sela-sela P20 Summit ke-9 di India. Ia kembali menegaskan dukungannya untuk kemerdekaan Palestina.

Puan juga mendorong Turki dan negara-negara dunia untuk segera memberi bantuan kemanusiaan atau membuka koridor kemanusiaan, termasuk agar dunia internasional memberi bantuan dalam upaya pembukaan blokade untuk penduduk di jalur Gaza.

“Perlu juga segera diselesaikan akar permasalahan di Palestina. Hal ini dapat dilakukan dengan merealisasikan terbentuknya negara Palestina yang merdeka, sesuai dengan parameter yang disepakati di PBB," kata Puan saat bertemu Ketua Parlemen Turki.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Rekomendasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Gugatan Hak Asuh Anak...
Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Sarwendah Belum Terima Surat Panggilan Sidang
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Berita Terkini
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Infografis
Iran Gelar Latihan Militer...
Iran Gelar Latihan Militer Jelang Invasi ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved