Jokowi 'Digenggam' Megawati, Prabowo Bukan 'Putra Mahkota' di 2024
Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Dedi melihat, Airlangga mungkin punya kans untuk diendors Jokowi, karena selain Ketua umum Golkar, juga karena sejauh ini solid dengan PDIP. Hanya saja, dukungan Jokowi tentu harus menguntungkan bagi PDIP, dan ini tentu bergantung kepiawaian Airlangga melakukan komunikasi, apakah di 2024 Golkar yang memimpin koalisi atau tetap PDIP sebagai pemimpin koalisi.
(Baca: Ini Elektabilitas 3 Menteri yang Berpeluang Jadi 'Putra Mahkota' Jokowi)
Sementara Erick, kata Dedi, cukup penting dipertimbangkan karena posisinya di kementerian sangat strategis terutama soal logistik. Hanya saja pilihan politik akan mengarah pada dukungan publik dan partai politik. Menurutnya, jika Erick konsisten dengan performa menjaga popularitas dan tetap populis, tentu semakin menguat peluangnya.
"Di luar itu, ada nama yang juga penting untuk disinggung, semisal Mendagri Tito Karnavian, sejauh ini paling harmonis dan tidak mengalami kendala dengan Presiden. Berbeda dengan Erick yang sudah diwarnai propaganda pencapresan, dan itu tentu kurang baik karena terlalu dini," pungkas dia.
(Baca: Ini Elektabilitas 3 Menteri yang Berpeluang Jadi 'Putra Mahkota' Jokowi)
Sementara Erick, kata Dedi, cukup penting dipertimbangkan karena posisinya di kementerian sangat strategis terutama soal logistik. Hanya saja pilihan politik akan mengarah pada dukungan publik dan partai politik. Menurutnya, jika Erick konsisten dengan performa menjaga popularitas dan tetap populis, tentu semakin menguat peluangnya.
"Di luar itu, ada nama yang juga penting untuk disinggung, semisal Mendagri Tito Karnavian, sejauh ini paling harmonis dan tidak mengalami kendala dengan Presiden. Berbeda dengan Erick yang sudah diwarnai propaganda pencapresan, dan itu tentu kurang baik karena terlalu dini," pungkas dia.
(muh)
Lihat Juga :