Kiai Cholil Nafis: Gerakan NII Lebih Berbahaya dari Perselisihan Jelang Pilpres

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:19 WIB
loading...
Kiai Cholil Nafis: Gerakan...
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Muhammad Cholil Nafis mengatakan gerakan NII yang masih ada saat ini lebih berbahaya dibanding perselisihan jelang pilpres. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan pengikut Negara Islam Indonesia (NII) berikrar setia NKRI di depan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat dan Kabupaten Garut serta Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut. Ikrar setia NKRI disampaikan mereka dalam kegiatan Halaqah Dakwah yang digelar MUI Kabupaten Garut di Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (26/10/2023).

Dalam kegiatan Halaqah Dakwah yang diseleggarakan MUI Kabupaten Garut di Pendopo Kabupaten Garut pada Kamis 26 Oktober 2023 dilakukan deklarasi eks NII kembali ke pangkuan NKRI. Mantan pengikut Negara Islam Indonesia (NII) berikrar setia NKRI di depan jajaran MUI Pusat dan Kabupaten Garut serta Wakil Bupati dan forkopinda Kabupaten Garut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Muhammad Cholil Nafis meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut memberi perhatian kepada masih maraknya gerakan NII di daerah tersebut. "Gerakan NII yang masih ada saat ini lebih berbahaya dibanding perselisihan jelang pilpres, sungguh pun ini juga tidak boleh terjadi," kata Kiai Cholil.

Baca juga: Kiai Cholil Nafis Sebut Pemilu 2024 Ngeri

Menurutnya, setiap pembangkangan terhadap negara harus ditumpas ke akar-akarnya oleh pemerintah. "Rasulullah melakukan operasi militer kepada bani Nadzir di Madinah, bukan karena agama mereka Yahudi, tetapi karena mereka membangkang terhadap perjanjian madinah, tidak mau taat terhadap Negara Kesatuan Republik Madinah saat itu," kata Kiai Cholil.

Dia menegaskan bahwa kepentingan politik jangan memanfaatkam anasir-anasir yang membangkang terhadap NKRI. “Kalau mereka diberi hati karena kita butuh suara mereka, pascapemilu mereka akan menuntut jatah, dan mereka akan semakin besar dan semakin merongrong NKRI," tuturnya.

Karena itu, dia memberi apresiasi yang tinggi kepada MUI Kabupaten Garut di bawah kepemimpinan KH Sirojul Munir yang tidak henti-hentinya berdakwah mengajak mereka yang sudah masuk NII untuk kembali lagi ke pangkuan NKRI. "Tugas mengembalikan mereka ke NKRI merupakan tugas kita semua, lebih-lebih lembaga pemerintah, sehingga mereka akan semakin terkikis bukan semakin besar," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
Jelang Wukuf Arafah,...
Jelang Wukuf Arafah, Musyrif Diny Titip Doa untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Indonesia
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Imbau Jemaah Jaga Kondisi...
Imbau Jemaah Jaga Kondisi Fisik, KH Cholil Nafis: Jangan Sampai Tenaga Habis sebelum Puncak Haji
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved