Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Imbau Belanja Desa Tepat Sasaran
Kamis, 26 Oktober 2023 - 14:05 WIB
loading...
Sesditjen Bina Pemdes Kemendagri Paudah mengimbau belanja desa tepat sasaran dan potensi. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komitmen Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Indonesia dari pinggiran terus dilakukan. Salah satunya dengan menggelontorkan dana desa sejak diberlakukannya UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Hal itu dikatakan Sesditjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Paudah saat penutupan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa melalui Program Penguatan Pemerintahan Desa dan Pembangunan Desa (P3PD) 2023, di Hotel Aston, Denpasar, Kamis (26/10/2023).
Paudah mengatakan, supaya dana desa dapat berkontribusi maksimal untuk pembangunan perekonomian, aparatur desa harus menerapkan belanja desa yang tepat sasaran dan potensi. Menurut Paudah, P3PD merupakan salah satu upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas belanja desa yang baik dengan cara meningkatkan pengetahuan aparatur desa.
Baca juga: DPR Dorong Kades Mampu Optimalkan Pemanfaatan Dana Desa
Secara keseluruhan, pelatihan ini melibatkan 33.458 desa yang tersebar di seluruh provinsi. Khusus Provinsi Bali, melibatkan 1.900 peserta dari 475 Desa yang berasal dari unsur aparatur pemerintahan Desa dan pengurus kelembagaan desa di Provinsi Bali.
Hal itu dikatakan Sesditjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Paudah saat penutupan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa melalui Program Penguatan Pemerintahan Desa dan Pembangunan Desa (P3PD) 2023, di Hotel Aston, Denpasar, Kamis (26/10/2023).
Paudah mengatakan, supaya dana desa dapat berkontribusi maksimal untuk pembangunan perekonomian, aparatur desa harus menerapkan belanja desa yang tepat sasaran dan potensi. Menurut Paudah, P3PD merupakan salah satu upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas belanja desa yang baik dengan cara meningkatkan pengetahuan aparatur desa.
Baca juga: DPR Dorong Kades Mampu Optimalkan Pemanfaatan Dana Desa
Secara keseluruhan, pelatihan ini melibatkan 33.458 desa yang tersebar di seluruh provinsi. Khusus Provinsi Bali, melibatkan 1.900 peserta dari 475 Desa yang berasal dari unsur aparatur pemerintahan Desa dan pengurus kelembagaan desa di Provinsi Bali.
Lihat Juga :