Ganjar-Mahfud Kembali Tegaskan Ingin Wujudkan Kepastian Hukum
Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pidatonya, Ganjar menyatakan bahwa pemerintahan harus meningkatkan upayanya, terutama dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Ganjar menekankan bahwa pemerintah harus bersikap tegas, mengidentifikasi yang benar dan yang salah dengan jelas, dan tidak memberi ruang bagi ketidakjelasan.
“Dalam masa depan, pemerintahan harus meningkatkan upayanya dengan lebih besar, terutama dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Kita harus bersikap tegas, mengidentifikasi hal yang benar dan salah dengan jelas, dan tidak memberi ruang bagi ketidakjelasan,” tutur Ganjar dalam pidatonya saat pengumuman cawapres di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).
Hal yang sama diutarakan kembali oleh Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD bahwa keduanya ingin mereformasi sistem peradilan hukum di Indonesia demi memberikan kepastian hukum. Hal ini diungkapkan Mahfud ketika dirinya dan Ganjar menggelar acara "Ganjar – Mahfud Ngopi Bareng Gen Z” di M-Bloc Space, Senin (23/10/2023) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD yang didampingi oleh Ganjar menyampaikan pandangannya tentang beberapa isu kepastian hukum di Indonesia. Menurutnya, permasalahan hukum di negara ini dapat dikelompokkan menjadi tiga kluster, yaitu regulasi dan produk hukum (isi), aparat penegak hukum, dan budaya hukum.
Mahfud MD menganggap reformasi hukum sangat penting untuk memperkuat kepastian hukum, terutama dalam hal perizinan, dasar hukum berbisnis, dan perlindungan hukum bagi masyarakat dan kelompok rentan.
"Tadi ada kata-kata hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas, maka kebijakan pada tataran negara itu, di atas (harus ada) kepastian bagi izin-izin, proses-proses, mekanisme investasi," kata Mahfud.
“Dalam masa depan, pemerintahan harus meningkatkan upayanya dengan lebih besar, terutama dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Kita harus bersikap tegas, mengidentifikasi hal yang benar dan salah dengan jelas, dan tidak memberi ruang bagi ketidakjelasan,” tutur Ganjar dalam pidatonya saat pengumuman cawapres di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).
Hal yang sama diutarakan kembali oleh Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD bahwa keduanya ingin mereformasi sistem peradilan hukum di Indonesia demi memberikan kepastian hukum. Hal ini diungkapkan Mahfud ketika dirinya dan Ganjar menggelar acara "Ganjar – Mahfud Ngopi Bareng Gen Z” di M-Bloc Space, Senin (23/10/2023) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD yang didampingi oleh Ganjar menyampaikan pandangannya tentang beberapa isu kepastian hukum di Indonesia. Menurutnya, permasalahan hukum di negara ini dapat dikelompokkan menjadi tiga kluster, yaitu regulasi dan produk hukum (isi), aparat penegak hukum, dan budaya hukum.
Mahfud MD menganggap reformasi hukum sangat penting untuk memperkuat kepastian hukum, terutama dalam hal perizinan, dasar hukum berbisnis, dan perlindungan hukum bagi masyarakat dan kelompok rentan.
"Tadi ada kata-kata hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas, maka kebijakan pada tataran negara itu, di atas (harus ada) kepastian bagi izin-izin, proses-proses, mekanisme investasi," kata Mahfud.
Lihat Juga :