Pahami Anggaran Negara: Menavigasi Keuangan Publik

Selasa, 24 Oktober 2023 - 09:12 WIB
loading...
A A A
Penerimaan adalah ujung tombak keuangan publik, di mana uang yang masuk ke kas pemerintah dari berbagai sumber, seperti pajak, cukai dan bea masuk/keluar, penerimaan asli daerah, dan hibah. Memahami sumber penerimaan merupakan suatu hal penting karena memungkinkan masyarakat untuk dapat berkontribusi langsung melalui pembayaran pajak, di mana pajak adalah salah satu sumber penerimaan terbesar. Tatkala masyarakat mampu memahami fungsi dan peran pajak untuk program-program tertentu akan bisa mendorong peningkatan tanggung jawab masyarakat dalam mendukung berbagai pelayanan publik yang dibiayai melalui pajak.

Pada perkembangannya, hingga saat ini rasio pajak Indonesia masih tergolong rendah di antara negara-negara Asia Tenggara. Di ASEAN, Indonesia menduduki golongan terendah bersama Laos dengan rasio pajak 10,4% pada tahun 2022. Bahkan, berdasarkan data yang ada dalam satu dasawarsa terakhir, rasio pajak Indonesia cenderung terus menurun, tidak seimbang dengan kinerja PDB yang trennya meningkat.

Di sisi lain, pada sisi belanja, di mana belanja merupakan bagian dari keuangan publik yang menunjukkan pola pemerintah dalam mengalokasikan uang yang diterima untuk membiayai program-program dan layanan-layanan. Oleh karenanya, dengan pemahaman masyarakat terhadap belanja negara, maka masyarakat pun dapat memantau dan mengevaluasi kinerja pemerintah terkait efektivitas dan efisiensi dana yang digunakan tersebut. Lebih lanjut, hal ini dapat mendorong optimalisasi kualitas pembangunan yang berkelanjutan melalui peran serta masyarakat dalam mengawasi proyek dan program yang didanai secara publik, serta memastikan bahwa dana digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat.

Baca Juga: Literasi Keuangan Berperan Tingkatkan Kesejahteraan Finansial

Selain itu, pemahaman tentang pembiayaan pun diperlukan untuk mengukur implikasi jangka panjang dari kebijakan keuangan yang diadopsi oleh pemerintah. Sumber pembiayaan bisa melalui penerbitan obligasi (Surat Utang Negara) atau utang dari negara lain. Melalui pemahaman terhadap risiko dan konsekuensi dari opsi pembiayaan yang diambil, maka masyarakat dapat memberikan masukan yang bermakna tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan keberlanjutan keuangan termasuk penggunaan pembiayaan ini.

Inkluasi dan Literasi Keuangan: Mendorong Peran Masyarakat dalam Pembiayaan


Salah satu cara paling efektif untuk menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat dalam pembiayaan negara adalah melalui konsep inklusi keuangan, sementara edukasi pada masyarakat bisa dilihat dari literasi keuangan. Inklusi dan literasi keuangan perlu terus dilakukan agar pengelolaan keuangan negara berjalan dengan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel. Melalui penerapan prinsip-prinsip tersebut tata kelola keuangan negara akan lebih baik dan kredibel. Konsekuensinya pencapaian tujuan pembangunan akan lebih mudah di raih dan kesejahteraan masyarakat akan secepatnya terwujud, semoga.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Rekomendasi
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved