Dukung Palestina Merdeka, Fadli Zon Desak Penyelesaian Konflik di Jalur Gaza

Minggu, 22 Oktober 2023 - 16:32 WIB
loading...
Dukung Palestina Merdeka,...
Ketua BKSAP DPR Fadli Zon memimpin forum tersebut bersama Daniel Caspary, Ketua Delegasi Parlemen Uni Eropa untuk Asia Tenggara dan ASEAN (DASE). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Di tengah kondisi geopolitik global yang dipenuhi berbagai konflik dan krisis, isu keamanan dan perdamaian menjadi salah satu sorotan utama pada Pertemuan Antar-Parlemen Indonesia dan Uni Eropa ke-12 di Gedung Parlemen Uni Eropa, Strasbourg, Prancis. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon memimpin forum tersebut bersama Daniel Caspary, Ketua Delegasi Parlemen Uni Eropa untuk Asia Tenggara dan ASEAN (DASE).

Di hadapan para Anggota Parlemen Uni Eropa yang tergabung dalam DASE, Fadli Zon dengan tegas menyerukan agar tindak kekerasan dan penyerangan yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza segera dihentikan. "Komunitas Internasional harus mendesak Israel untuk mengakhiri pendudukan dan blokadenya atas Jalur Gaza," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (22/10/2023).

Fadli Zon menegaskan, akar konflik yang berlangsung adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Tantangan tiada henti yang dihadapi rakyat Palestina ini sebenarnya berakar dari kelambanan dunia dan diamnya komunitas internasional, termasuk PBB, atas penindasan yang terus-menerus dilakukan oleh Israel. Karena itu, Fadli Zon menekankan pentingnya pelaporan yang objektif, dan mendesak dunia untuk mengakhiri standar ganda dalam merespon konflik di Palestina.



Menyoroti meningkatnya ketegangan dan dampak kemanusiaan dari konflik ini, ia memberikan gambaran nyata betapa mendesaknya situasi di wilayah Gaza.

"Eskalasi konflik telah mencapai tingkat kritis. Gaza luluh lantak. Lebih dari 2,2 juta orang terjebak, dan ribuan orang tewas dalam hitungan minggu, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak," ujarnya.

"Mereka saat ini tidak mempunyai tempat berlindung, atau pun akses terhadap kebutuhan dasar," katanya.

Fadli Zon yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra juga mengutuk serangan Israel terhadap rumah sakit Al-Ahli Arab pada 17 Oktober 2023. "Tidak ada satu pun yang bisa menjustifikasi serangan mengerikan ini," ujarnya.

"Sekali lagi, situasi yang menyedihkan ini menjadi pengingat bahwa perdamaian global tidak akan dapat tercapai sampai semua orang dapat hidup dalam damai," ujarnya.

Ia menyerukan komunitas internasional, termasuk Uni Eropa, untuk segera memediasi gencatan senjata dan meredam konflik yang terus meluas dan menelan banyak korban jiwa di kedua pihak ini.

Baca juga: Ketika Rakyat Palestina Menjadi Orang Asing di Tanah Air Mereka Sendiri

"Kita juga harus secara aktif mendorong dimulainya kembali proses negosiasi perdamaian yang telah terhenti sejak tahun 2014," tambahnya. "Selain itu, penyaluran bantuan kemanusiaan dan akses perlindungan yang aman bagi warga sipil yang terjebak di Gaza harus diprioritaskan segera dan tidak boleh lagi ditunda," katanya.

Menutup pidatonya, Fadli Zon kembali menegaskan Indonesia akan terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dalam kerangka solusi dua negara (two-state solution).

"DPR juga akan terus konsisten menyuarakan dukungan ini di berbagai forum parlemen, termasuk dalam Sidang Umum Parlemen Dunia (IPU) ke-147 di Luanda, Angola, pekan depan. Kami juga mendorong penyelesaian konflik yang berdasarkan aturan dan tatanan internasional yang telah disepakati secara universal (rules-based international order)," ujarnya.

Selain isu Palestina, pertemuan tahunan ini juga membahas berbagai permasalahan keamanan regional dan global yang mendesak, antara lain kondisi di Myanmar, Laut Cina Selatan, konflik Ukraina dan Rusia, hingga strategi dan kerja sama perdamaian di Asia Pasifik.

Fadli Zon menggarisbawahi upaya yang telah dilakukan Indonesia untuk mempercepat implementasi Poin Konsensus (5PC) di Myanmar, termasuk Resolusi terkait Myanmar di AIPA yang didorong oleh DPR. Ia juga mengapresiasi dukungan kemanusiaan Uni Eropa terhadap Myanmar, dan menekankan pendekatan kolaboratif terhadap krisis ini.

Sementara terkait isu Laut Cina Selatan, Fadli Zon menekankan pentingnya perdamaian, kebebasan navigasi, dan kepatuhan terhadap hukum internasional di kawasan, khususnya UNCLOS. Konflik Ukraina yang sedang berlangsung juga sempat dibahas, di mana Ketua BKSAP menyoroti peran Indonesia dalam Satuan Tugas (Task Force) IPU untuk Ukraina, sekaligus menganjurkan dialog, penyelesaian damai yang berkelanjutan, dan penghormatan terhadap integritas kedaulatan negara.

Kedua parlemen kemudian sepakat untuk mengadakan dialog resmi lanjutan, salah satunya untuk membahas kembali isu terkait perdamaian dan penyelesaian krisis di Palestina.

"Marilah kita meneruskan komitmen bersama DPR RI dan Parlemen Uni Eropa terhadap perdamaian, saling menghormati, dan kemitraan proaktif. Bersama-sama, kita memiliki potensi untuk bersama-sama menciptakan dunia yang lebih aman dan damai bagi rakyat dan generasi mendatang,"kata Fadli Zon.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
MUI Kecam Keras Aturan...
MUI Kecam Keras Aturan Israel Hukum Mati Tahanan Palestina, Serukan PBB hingga OKI Turun Tangan
Indonesia Tunda Kirim...
Indonesia Tunda Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Imbas Perang AS-Israel dengan Iran
Adidaya Institute Ingatkan...
Adidaya Institute Ingatkan Pemerintah Tetap Komitmen Palestina Merdeka Sambil Optimalkan Peluang di BoP
Prabowo Sebut Indonesia...
Prabowo Sebut Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Rekomendasi
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved