Epidemiolog UI Sebut Wajar Penambahan Kasus Corona Capai 1.000 per Hari

loading...
Epidemiolog UI Sebut Wajar Penambahan Kasus Corona Capai 1.000 per Hari
Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan, wajar saja jika angka kasus baru pasien positif Covid-19 di Indonesia stabil di atas 1.000 setiap harinya. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan, wajar saja jika angka kasus baru pasien positif Covid-19 di Indonesia stabil di atas 1.000 setiap harinya. Menurutnya, situasi yang sudah longgar pun menjadi salah satu faktornya.

“Wajar. Belum (mencapai) puncak, kapasitas (pengecekan) belum maksimal. Situasi juga sudah longgar,” ujar Syahrizal, Rabu (5/8/2020). (Baca juga: Update Covid-19: Positif 115.056 Orang, 72.050 Sembuh 5.388 Meninggal)

Ia memaparkan puncak pandemi Covid-19 di Indonesia belum bisa diprediksi, meskipun setiap harinya penambahan kasus baru yang rata di atas 1.000 kasus. Hal ini dikarenakan pemeriksaan kapsitas spesimen yang ada saat ini masih jauh dari harapan. Meskipun setiap harinya rata-rata sudah memeriksa 20.000 spesimen. “Tidak (bisa diperiksa) jika kapasitas spesimeh masih seperti sekarang,” kata Syahrizal. (Baca juga: Sanksi Denda Pelanggar PSBB Transisi di Jakarta Terkumpul Rp1,5 Miliar)

Seperti diberitakan, pemerintah kembali mengumumkan terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Selasa 4 Agustus 2020 sebanyak 1.922. Sehingga total kumulatifnya 115.056. Data tersebut diperoleh dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang disampaikan melalui Satgas Penanganan Covid-19.

Provinsi yang paling banyak mengalami penambahan kasus pada hari ini adalah Jawa Timur sebanyak 430 kasus, dan total kumulatifnya 23.412. Disusul DKI Jakarta sebanyak 410 dengan total kumulatifnya, 23.026.

(cip)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top