3 Kontribusi Ganjar Pranowo di Sektor Pertanian dan Perikanan
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Pemprov Jateng bekerja sama dengan BPAN dan PLN untuk menyediakan fasilitas dan insentif yang diperlukan serta memberikan edukasi kepada nelayan kecil tentang manfaat transisi energi. Dengan teknologi modern, nelayan diharapkan dapat lebih efisien dalam pekerjaan mereka dan meningkatkan kesejahteraan.
Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mendukung sektor perikanan dan nelayan kecil, serta meningkatkan keberlanjutan ekonomi mereka.
2. Kartu Tani
Tidak hanya itu, Ganjar Pranowo menciptakan tata kelola pertanian yang optimal, yang memberikan manfaat bagi petani sebagai produsen dan juga bagi masyarakat umum sebagai konsumen. Sejak tahun 2015, Ganjar telah menginisiasi program Kartu Tani.
Program Kartu Tani bertujuan sebagai alat kontrol dalam pendistribusian subsidi pupuk kepada para petani yang membutuhkannya. Selain itu, Kartu Tani juga digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data mengenai petani dan jenis tanaman yang mereka tanam.
Data ini kemudian diolah untuk meningkatkan produktivitas petani, memenuhi kebutuhan mereka, serta memproyeksikan kebutuhan pangan masyarakat. Dalam kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Ganjar Pranowo juga aktif dalam mengurangi peran perantara atau middleman, yang sering kali menyebabkan kenaikan harga komoditas pertanian di pasaran. "Melalui Kartu Tani, kami berhasil mengurangi peran middleman," ungkap Ganjar.
Ganjar berupaya untuk terus menciptakan tata kelola pertanian yang efisien guna mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan. Program Kartu Tani memberikan kontribusi penting dalam menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2019.
Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mendukung sektor perikanan dan nelayan kecil, serta meningkatkan keberlanjutan ekonomi mereka.
2. Kartu Tani
Tidak hanya itu, Ganjar Pranowo menciptakan tata kelola pertanian yang optimal, yang memberikan manfaat bagi petani sebagai produsen dan juga bagi masyarakat umum sebagai konsumen. Sejak tahun 2015, Ganjar telah menginisiasi program Kartu Tani.
Program Kartu Tani bertujuan sebagai alat kontrol dalam pendistribusian subsidi pupuk kepada para petani yang membutuhkannya. Selain itu, Kartu Tani juga digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data mengenai petani dan jenis tanaman yang mereka tanam.
Data ini kemudian diolah untuk meningkatkan produktivitas petani, memenuhi kebutuhan mereka, serta memproyeksikan kebutuhan pangan masyarakat. Dalam kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Ganjar Pranowo juga aktif dalam mengurangi peran perantara atau middleman, yang sering kali menyebabkan kenaikan harga komoditas pertanian di pasaran. "Melalui Kartu Tani, kami berhasil mengurangi peran middleman," ungkap Ganjar.
Ganjar berupaya untuk terus menciptakan tata kelola pertanian yang efisien guna mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan. Program Kartu Tani memberikan kontribusi penting dalam menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2019.
Lihat Juga :