Komitmen Ganjar Pranowo demi Kemajuan: Berantas Korupsi hingga Wujudkan Kesejahteraan di Bidang Agama

Selasa, 17 Oktober 2023 - 16:12 WIB
loading...
Komitmen Ganjar Pranowo...
Ganjar Pranowo. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komitmen Ganjar Pranowo selama menjabat Gubernur Jawa Tengah rupanya membuahkan hasil yang manis. Pada tahun 2021, Pemerintah Jawa Tengah mendapatkan nilai 98,17, sehingga meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021.

Komitmen Ganjar dalam Berantas Korupsi

Tagline ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi’ menjadi salah satu komitmen Ganjar dalam memerintah Jawa Tengah. Dalam acara diskusi panel yang dihadiri oleh Wali Kota se-Indonesia, Ganjar memaparkan hasil komitmennya.

Menurut Ganjar, rangkuman kualitas kinerja Provinsi Jawa Tengah berdasarkan fungsi pemerintahan mencapai nilai sangat baik yaitu 70 persen pada tahun 2022. Beberapa kemajuan yang dicanangkan Ganjar di Jawa Tengah antara lain perumahan rakyat, pariwisata, pertanahan, pengelolaan keuangan, perpustakaan, dan industri.

Berdasarkan hal tersebut, Ganjar mampu meyakinkan Kementerian Dalam Negeri untuk menganugerahkan Provinsi Jawa Tengah predikat Provinsi Berkinerja Terbaik Nasional Tahun 2023. Dengan skor status kinerja tinggi sebesar 3.714, Jawa Tengah keluar sebagai provinsi unggul. Dengan skor 3.621 status kinerja tinggi, Jawa Tengah menduduki peringkat teratas, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di peringkat kedua, dan Jawa Timur di peringkat ketiga dengan 3.613 status kinerja tinggi.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Berpesan Perangkat Desa Jangan Korupsi

Ganjar akan memegang komitmen anti korupsi tersebut. Dia berpendapat bahwa kemampuan seorang pemimpin untuk melayani masyarakat secara efektif bergantung pada tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Ada karakteristik yang sama yang ditolak oleh masyarakat adalah pemberantasan korupsi, semua pasti setuju dan kita mesti serius pada soal itu," ujar Ganjar saat menghadiri kota Makassar, Sulawesi Selatan yang menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI tahun 2023. Acara tersebut diadakan selama 3 hari di bulan Juli 2023.

Jika Ganjar Pranowo memenangkan kursi presiden pada tahun 2024, dia akan transparan mengenai pendekatan yang akan ia gunakan untuk memajukan Indonesia. Tujuh Strategi tersebut mencakup pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif, menjaga kestabilan harga komoditas, mengentaskan kemiskinan, memperkuat jaring pengaman sosial, membangun industri hilir kelas dunia, meningkatkan nilai tambah, dan memperbaiki lingkungan alam Indonesia.

Bagi Ganjar, Indonesia dapat berkembang menjadi negara dengan perekonomian yang cukup besar dengan menjadikan negara semakin sejahtera, sehat, bijaksana, dan produktif.

Komitmen Ganjar dalam Wujudkan Kesejahteraan di Bidang Agama

Tak hanya korupsi yang menjadi perhatian Ganjar. Dia juga memerhatikan kesejahteraan pada bidang agama. Di Pondok Pesantren Roudlotussalaam Cimone, Tangerang, Banten, Ganjar Pranowo melakukan pembicaraan dan pertemuan dengan kiai dan perwakilan lintas agama se-Tangerang Raya pada September 2023.

Ganjar membahas dedikasinya dalam memenuhi kebutuhan umat beragama, khususnya para pengajar agama, seperti yang dilakukannya di Jawa Tengah selama dua periode menjabat gubernur. Ganjar memberikan perhatian khusus kepada pengajar di Jawa Tengah. Para pengajar agama dari lima agama berbeda—Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha—mendapat dukungan ini.

Di bawah arahan Ganjar, Pemprov Jateng mengalokasikan Rp277 miliar pada tahun 2023 kepada 230.830 pengajar agama sebagai insentif. Untuk menjamin validitas data penyuluh agama yang mendapatkan insentif, Ganjar juga bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Mengapa UU Pemberantasan...
Mengapa UU Pemberantasan Korupsi Perlu Diubah
Bantah Lari karena Dugaan...
Bantah Lari karena Dugaan Terlibat Suap, Ahmad Dedi Hormati Proses Hukum
Arab Saudi Tangkap 116...
Arab Saudi Tangkap 116 Pejabat dalam Operasi Pemberantasan Korupsi Besar-besaran
Apa Itu Adonitologi?...
Apa Itu Adonitologi? Agama untuk Pemuja Wanita Berbokong Besar
Demo di KPK, FUKI Desak...
Demo di KPK, FUKI Desak Kasus Kuota Haji Diusut Tuntas
Rekomendasi
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Berita Terkini
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved