Cawapres Ganjar Sudah Dibahas Sejak 18 Maret, Hasto: Namanya Siap Diputuskan
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 17:24 WIB
loading...
Nama cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo segera diumumkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto: Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memastikan nama calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo segera diumumkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ya namanya sudah siap diputuskan. Keputusan menunggu momentum tepat, mohon bersabar. Kalau nama-nama nanti Ibu Mega yang memutuskan dari nama-nama yang beredar," ujar Hasto di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan Pileg dan Pilpres Pemilu 2024 Caleg DPR dan Kepala Daerah serta Wakil Kepala Daerah Se-Jawa Timur di Vasa Hotel Surabaya, Sabtu (14/10/2023).
"Apakah nama-nama yang selama ini sudah sering disebutkan atau akan muncul nama baru sebagai suatu upaya membangun konsolidasi politik mengingat tantangan bangsa tidak mudah," tambahnya.
Baca juga: Hasto: Seluruh Kader PDIP Harus Satu Arah Dukung Capres Ganjar Pranowo
Tantangan yang dimaksud datang dari berbagai aspek di antaranya geopolitik, pangan, krisis energi, hingga ketegangan di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak tinggi serta kepemimpinan yang saling melengkapi dengan Ganjar.
"Ya namanya sudah siap diputuskan. Keputusan menunggu momentum tepat, mohon bersabar. Kalau nama-nama nanti Ibu Mega yang memutuskan dari nama-nama yang beredar," ujar Hasto di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan Pileg dan Pilpres Pemilu 2024 Caleg DPR dan Kepala Daerah serta Wakil Kepala Daerah Se-Jawa Timur di Vasa Hotel Surabaya, Sabtu (14/10/2023).
"Apakah nama-nama yang selama ini sudah sering disebutkan atau akan muncul nama baru sebagai suatu upaya membangun konsolidasi politik mengingat tantangan bangsa tidak mudah," tambahnya.
Baca juga: Hasto: Seluruh Kader PDIP Harus Satu Arah Dukung Capres Ganjar Pranowo
Tantangan yang dimaksud datang dari berbagai aspek di antaranya geopolitik, pangan, krisis energi, hingga ketegangan di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak tinggi serta kepemimpinan yang saling melengkapi dengan Ganjar.
Lihat Juga :