Syahrul Yasin Limpo Dijemput KPK, Jokowi: Kita Harus Hormati Proses Hukum
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 12:58 WIB
loading...
Presiden Jokowi menanggapi perihal penjemputan paksa mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh KPK pada Kamis (12/10/2023) malam. Foto/Biro Pers Istana
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi perihal penjemputan paksa mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh KPK, Kamis (12/10/2023) malam. Presiden Jokowi meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang ada baik pada KPK atau pun penegak hukum lainnya.
"Kita harus hormati proses hukum yang ada baik di KPK, di Kepolisian, di Kejaksaan. Itu proses hukum yang memang harus dijalani," kata Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/10/2023).
Meski begitu, menurut Jokowi KPK dinilai memiliki alasan tersendiri hingga melakukan penjemputan paksa SYL. "Ya pasti ada alasan-alasan dari KPK kenapa dipercepat seperti itu. Kita hormatilah proses hukum yang ada di KPK," ucap Jokowi.
Baca juga: Ditangkap KPK, Syahrul Yasin Limpo Irit Bicara
Terkait adanya perbedaan politisasi pada penangkapan SYL, Jokowi pun terheran-heran dengan anggapan tersebut. Meski begitu, dirinya belum mengungkapkan siapa sosok yang akan menggantikan SYL sebagai Mentan. "Apa hubungannya?" kata Jokowi.
"Kita harus hormati proses hukum yang ada baik di KPK, di Kepolisian, di Kejaksaan. Itu proses hukum yang memang harus dijalani," kata Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/10/2023).
Meski begitu, menurut Jokowi KPK dinilai memiliki alasan tersendiri hingga melakukan penjemputan paksa SYL. "Ya pasti ada alasan-alasan dari KPK kenapa dipercepat seperti itu. Kita hormatilah proses hukum yang ada di KPK," ucap Jokowi.
Baca juga: Ditangkap KPK, Syahrul Yasin Limpo Irit Bicara
Terkait adanya perbedaan politisasi pada penangkapan SYL, Jokowi pun terheran-heran dengan anggapan tersebut. Meski begitu, dirinya belum mengungkapkan siapa sosok yang akan menggantikan SYL sebagai Mentan. "Apa hubungannya?" kata Jokowi.
Lihat Juga :