Pandemi, Pendirian BLK Komunitas Diturunkan Jadi 1.000 Unit

Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:14 WIB
loading...
Pandemi, Pendirian BLK...
Pemerintah menurunkan target pendirian Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K) dari 2.000 menjadi 1.000 unit karena adanya pandemi COVID-19. FOTO/SINDOnews/NENENG ZUBAIDAH
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan tahun ini mendirikan 2.000 Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K) untuk pelatihan vokasi. Namun karena adanya pandemi target itu diturunkan menjadi 1.000 BLK-K saja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pandemi COVID-19 ini berdampak pada dialihkannya anggaran pemerintah untuk menangani penanganan kesehatan akibat corona, dampak perekonomian dan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak corona. Hal ini berakibat juga kepada target pendirian BLK-K yang semula ditargetkan ada 2.000 berkurang menjadi 1.000 unit.

"BLK Komunitas tetap berjalan dengan pengurangan kapasitas. Yang semula dialokasikan 2.000 menjadi 1.000. Memang berkurang tapi kalau dari 1.000 itu bisa maksimal mengerjakan peran pelatihan vokasi," katanya pada penandatanganan perjanjian kerja sama penerima bantuan pembangunan gedung workshop dan peralatan pelatihan vokasi BLK Komunitas Tahap 1 Tahun 2020 di kantor Kemenaker, Selasa (4/8/2020).(Baca juga: Serap 70% Pekerja, Kemnaker Gelar Pelatihan Inkubasi Bisnis )

Meski jumlahnya berkurang tapi Ida berharap lembaga yang mendirikan BLK Komunitas bisa memaksimalkan pelatihan vokasi dengan membangun jejaring. Kata dia, caranya dengan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi di daerah setempat. Selain itu, juga bangun jejaring dengan dunia industri, sehingga bisa memberikan pelatihan kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri tersebut.

Politikus PKB ini menjelaskan, BLK komunitas diperlukan karena BLK yang ada itu berdirinya di provinsi atau kabupaten/kota. Sementara masyarakat yang memerlukan pelatihan vokasi adanya di pedesaan. Oleh karena itu, jelasnya, BLK Komunitas ini mendekatkan pelatihan tersebut ke masyarakat desa setempat. Selain itu, dengan adanya BLK komunitas ini juga akan mengganti peran BLK pembina yang belum dimiliki di provinsi.

Ida mengatakan, pengembangan SDM ini penting karena Indonesia akan mendapat bonus demografi pada 2030 nanti. Jangan sampai generasi muda saat ini yang akan memasuki usia produktif malah tidak produktif. "Sekarang saja tantangan yang kita hadapi dibandingkan negara ASEAN meski jumlah penduduk kita lebih banyak tapi dari segi kompetensi kalah dengan Singapura, Malaysia dan negara lain yang seharusnya jauh dari negara kita," katanya.(Baca juga: Era Digital, Perempuan Harus Manfaatkan Peluang Kerja )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peminat Magang Nasional...
Peminat Magang Nasional Membeludak, Seskab dan Menaker Bahas Penambahan Kuota
Menaker Siap Pangkas...
Menaker Siap Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas hingga Adminstratif Kementerian
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Anggarkan Rp8 Triliun untuk Cetak 500.000 Tenaga Kerja Terampil
Menaker Berharap Peserta...
Menaker Berharap Peserta Program Magang Diserap Maksimal oleh Perusahaan
Kunjungi Menaker Bahas...
Kunjungi Menaker Bahas Program Magang Nasional, Seskab: Perluas Kesempatan Kerja
KPK Telusuri Sumber...
KPK Telusuri Sumber Uang Pembelian Harley Mantan Staf Khusus Menaker
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Rekomendasi
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved