Punya Potensi Besar, Suara Nahdliyin Dinilai Punya Pengaruh Besar di 2024
Kamis, 12 Oktober 2023 - 12:32 WIB
loading...
Relawan Gerakan Biru Kuning (GBK) menargetkan soliditas suara warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) dalam upaya pemenangan pasangan AMIN dalam Pemilu 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Relawan Gerakan Biru Kuning (GBK) menargetkan soliditas suara warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) dalam upaya pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam Pemilu 2024. GBK yang diisi alumni PMII optimistis mampu meyakinkan tokoh-tokoh simpul Nahdlatul Ulama (NU) untuk memenangkan AMIN.
"Dalam setiap Pemilu Presiden seringkali simpul-simpul NU baik di level struktural maupun kultural terpecah belah karena mendukung calon yang berbeda. Maka kami berharap dalam Pemilu 2024 semua simpul bisa menjadi satu kekuatan karena ada kader terbaik NU yang berada di kertas suara yakni Gus Muhaimin Iskandar," ujar Koordinator Nasional Relawan GBK, Andi Najmi, Kamis (12/10/2023).
Andi menjelaskan potensi suara nahdliyin ini sangat besar. Sayangnya seringkali suara ini tidak menjadi kekuatan utuh karena terfragmentasi dalam arus dukungan yang berbeda-beda. Akibatnya seringkali kader NU gagal menduduki posisi puncak dalam tampuk kepemimpinan nasional.
"Segmen ini jumlahnya sangat besar, saya percaya mayoritas akan menggunakan GBK sebagai kendaraan mendukung Pasangan AMIN," katanya.
Baca juga: Pengamat Sebut Warga NU di PKB Tak Serta Merta Dukung Anies-Muhaimin
"Dalam setiap Pemilu Presiden seringkali simpul-simpul NU baik di level struktural maupun kultural terpecah belah karena mendukung calon yang berbeda. Maka kami berharap dalam Pemilu 2024 semua simpul bisa menjadi satu kekuatan karena ada kader terbaik NU yang berada di kertas suara yakni Gus Muhaimin Iskandar," ujar Koordinator Nasional Relawan GBK, Andi Najmi, Kamis (12/10/2023).
Andi menjelaskan potensi suara nahdliyin ini sangat besar. Sayangnya seringkali suara ini tidak menjadi kekuatan utuh karena terfragmentasi dalam arus dukungan yang berbeda-beda. Akibatnya seringkali kader NU gagal menduduki posisi puncak dalam tampuk kepemimpinan nasional.
"Segmen ini jumlahnya sangat besar, saya percaya mayoritas akan menggunakan GBK sebagai kendaraan mendukung Pasangan AMIN," katanya.
Baca juga: Pengamat Sebut Warga NU di PKB Tak Serta Merta Dukung Anies-Muhaimin
Lihat Juga :