Demokrat Nilai Kampanye Masker Pengalihan Atas Kegagalan Pemerintah
Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Sekretaris Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR ini, seharusnya Corona bisa dimitigasi lebih awal dan pemerintah tidak terburu-buru menerapkan new normal. Sehingga, jelas sekali dengan new normal yang disusul pelonggaran transportasi darat, laut dan udara hingga pada akhirnya berada pada situasi sekarang yang mana, grafik terus meninggi.
"Jadi kalau ditanyakan apa yang harus dilakukan untuk cegah ini, kembali pada kebijakan pemerintah yang konkret termasuk regulasi terkait transportasi, kebijakan PSBB, kemudian segera kucurkan dana yang sudah dijamin undang-undang baik dana kesehatan, biaya penanganan Covid dan jaring pengaman sosialnya," terangnya.
"Kalau jaring pengaman sosial diterima masyarakat konkret, saya pikir ajakan untuk di rumah, social distancing dan lain-lain akan efektif. Kalau masyarakat dibiarkan hidup sendiri, cari makan sendiri, disuruh bermasker, disuruh di rumah, social distancing saya pikir sia-sia belaka," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah instrospeksk diri sebelum memberikan sanksi ke masyarakat karena, dengan sanksi situasi seperti ini bukan menyelesaikan masalah. Dia pun mengibaratkan kondisi ini dengan pepatah guru kencing berdiri, murid kencing berlari.
"Jadi pemerintahnya ini sudah kencing berdiri, masyarakat lihat pemerintah seperti ini akhirnya enggak ada yang diteladani, kepemimpinan itu harusnya ada teladan mulai dari presiden sampai ke bawah. Kalau nggak gak selesai-selesai Covid-19 ini," pungkasnya.
"Jadi kalau ditanyakan apa yang harus dilakukan untuk cegah ini, kembali pada kebijakan pemerintah yang konkret termasuk regulasi terkait transportasi, kebijakan PSBB, kemudian segera kucurkan dana yang sudah dijamin undang-undang baik dana kesehatan, biaya penanganan Covid dan jaring pengaman sosialnya," terangnya.
"Kalau jaring pengaman sosial diterima masyarakat konkret, saya pikir ajakan untuk di rumah, social distancing dan lain-lain akan efektif. Kalau masyarakat dibiarkan hidup sendiri, cari makan sendiri, disuruh bermasker, disuruh di rumah, social distancing saya pikir sia-sia belaka," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah instrospeksk diri sebelum memberikan sanksi ke masyarakat karena, dengan sanksi situasi seperti ini bukan menyelesaikan masalah. Dia pun mengibaratkan kondisi ini dengan pepatah guru kencing berdiri, murid kencing berlari.
"Jadi pemerintahnya ini sudah kencing berdiri, masyarakat lihat pemerintah seperti ini akhirnya enggak ada yang diteladani, kepemimpinan itu harusnya ada teladan mulai dari presiden sampai ke bawah. Kalau nggak gak selesai-selesai Covid-19 ini," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :