Pengamat: Bisikan Jokowi ke Ganjar Mewakili Sebuah Perasaan Bukan Hanya Dukungan
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 12:23 WIB
loading...
Presiden Jokowi bersama Bacapres Ganjar Pranowo saat Rakernas ke IV PDIP di Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pengamat komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menilai bisikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Bacapres Ganjar Pranowo terkait adanya kata dilantik bukan hanya bentuk dukungan, namun juga sinyal bahwa Ganjar diinginkan jadi suksesornya.
’’Maknanya adalah Jokowi mendukung dan menginginkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden mendatang,’’ ujar Emrus dalam Trijaya Hot Topic Petang, Sabtu (7/10/2023).
Dalam ilmu komunikasi, kata Emrus, bisikan adalah lambang non verbal yang menunjukkan kedekatan antar individu, baik secara sosiologis, psikologis, maupun antropologis. ’’Kalau dia (Jokowi) ada hambatan psikologis, hambatan budaya, dan hambatan sosiologis, tidak mungkin membisikkan dekat kuping. Ini menunjukkan bahwa Jokowi merasa dirinya sama dengan Ganjar,’’ jelasnya.
Baca juga: Benarkah Jokowi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden ke-8 RI? Ini Buktinya
Jokowi seolah memberi kepercayaan pada Ganjar untuk melanjutkan langkah strategis yang telah dia rintis, dalam upaya mencegah krisis pangan di Indonesia. ’’Apalagi ada kalimat ketiga, kalau sudah dilantik gaspol. Berarti peta kognisi Jokowi sudah terbayang bahwa Ganjarlah yang akan dilantik sebagai presiden. Kalau kita bicara psikologi komunikasi, kata-kata ini adalah pesan spontan yang mewakili perasaan Jokowi,’’ tambahnya.
Melihat kecenderungan ini, Emrus memprediksi, dukungan Jokowi terhadap Ganjar ke depan akan semakin konkret. ’’Ini tunggu waktu saja, Kaesang, Gibran dan Bobby juga akan memberikan dukungan bagi Ganjar,’’ pungkasnya.
Baca juga: Arsjad Rasjid Ungkap Alasan Dukung Ganjar: Tenang dalam Mengambil Keputusan
’’Maknanya adalah Jokowi mendukung dan menginginkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden mendatang,’’ ujar Emrus dalam Trijaya Hot Topic Petang, Sabtu (7/10/2023).
Dalam ilmu komunikasi, kata Emrus, bisikan adalah lambang non verbal yang menunjukkan kedekatan antar individu, baik secara sosiologis, psikologis, maupun antropologis. ’’Kalau dia (Jokowi) ada hambatan psikologis, hambatan budaya, dan hambatan sosiologis, tidak mungkin membisikkan dekat kuping. Ini menunjukkan bahwa Jokowi merasa dirinya sama dengan Ganjar,’’ jelasnya.
Baca juga: Benarkah Jokowi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden ke-8 RI? Ini Buktinya
Jokowi seolah memberi kepercayaan pada Ganjar untuk melanjutkan langkah strategis yang telah dia rintis, dalam upaya mencegah krisis pangan di Indonesia. ’’Apalagi ada kalimat ketiga, kalau sudah dilantik gaspol. Berarti peta kognisi Jokowi sudah terbayang bahwa Ganjarlah yang akan dilantik sebagai presiden. Kalau kita bicara psikologi komunikasi, kata-kata ini adalah pesan spontan yang mewakili perasaan Jokowi,’’ tambahnya.
Melihat kecenderungan ini, Emrus memprediksi, dukungan Jokowi terhadap Ganjar ke depan akan semakin konkret. ’’Ini tunggu waktu saja, Kaesang, Gibran dan Bobby juga akan memberikan dukungan bagi Ganjar,’’ pungkasnya.
Baca juga: Arsjad Rasjid Ungkap Alasan Dukung Ganjar: Tenang dalam Mengambil Keputusan
Lihat Juga :