Prioritaskan Korupsi Dana Pensiun, Pengamat: Kejagung Ambil Langkah Tepat
Kamis, 05 Oktober 2023 - 21:59 WIB
loading...
Pakar Hukum Pidana, Hibnu Nugroho menilai Kejagung sudah mengambil langkah cerdas dengan menjadikan kasus dugaan korupsi dana pensiun sebagai kasus prioritas. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pakar Hukum Pidana, Hibnu Nugroho menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah mengambil langkah cerdas dengan menjadikan kasus dugaan korupsi dana pensiun sebagai kasus prioritas.
“Itu langkah yang tepat. Karena dana itu dana pensiun, dana orang-orang yang sudah bekerja tuntas mengabdikan diri pada negara. Jangan sampai dana pensiun yang akan mereka terima bermasalah. Tertunda ataupun berkurang. Dholim sekali kalau terjadi,” ujar Hibnu dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).
Baca juga: Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Siap Berhadapan dengan Siapa Pun
Penanganan kasus ini, menurut Hibnu, memang harus menjadi prioritas Kejagung. Langkah pelaporan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir dan penanganan yang cepat dari Kejagung merupakan bentuk perhatian negara pada pensiunan yang sudah mengabdi pada negara.
Hibnu melanjutkan sebagian dana pensiun adalah dana mengendap. Sehingga ada keinginan untuk mengembangkan dana untuk investasi. Sayangnya tidak dilakukan dengan analisis militasi yang jelas. Akibatnya dana tidak berkembang atau bahkan macet.
“Itu langkah yang tepat. Karena dana itu dana pensiun, dana orang-orang yang sudah bekerja tuntas mengabdikan diri pada negara. Jangan sampai dana pensiun yang akan mereka terima bermasalah. Tertunda ataupun berkurang. Dholim sekali kalau terjadi,” ujar Hibnu dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).
Baca juga: Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Siap Berhadapan dengan Siapa Pun
Penanganan kasus ini, menurut Hibnu, memang harus menjadi prioritas Kejagung. Langkah pelaporan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir dan penanganan yang cepat dari Kejagung merupakan bentuk perhatian negara pada pensiunan yang sudah mengabdi pada negara.
Hibnu melanjutkan sebagian dana pensiun adalah dana mengendap. Sehingga ada keinginan untuk mengembangkan dana untuk investasi. Sayangnya tidak dilakukan dengan analisis militasi yang jelas. Akibatnya dana tidak berkembang atau bahkan macet.
Lihat Juga :