Jokowi dan Ganjar Dinilai dalam Satu Keping Perjuangan
Minggu, 01 Oktober 2023 - 14:16 WIB
loading...
Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan berakhir, Minggu (1/10/2023). Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menutup kegiatan yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta tersebut.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, dalam amanatnya, Megawati menginstruksikan kepada kader untuk memperkuat agenda kedaulatan dan kemandirian pangan agar menjelma menjadi kebijakan publik untuk menopang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Widodo) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amien, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan disrupsi suplai pangan, akibat bencana iklim dan ketegangan geopolitik.
Menurut Said Abdullah, agenda memperkuat kedaulatan dan kemandirian pangan menjadi pertalian ideologis yang begitu kuat antara Megawati dengan Jokowi dan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
Baca juga: TPN Dibentuk, PPP: Ganjar Didukung Tim Kuat dan Siap Jemput Kemenangan di Pilpres 2024
Dalam pembukaan Rakernas PDIP, Jumat (29/9/2023), Jokowi mendukung penuh agenda memperkuat kedaulatan dan kemandirian pangan yang dicanangkan Megawati dan meminta Ganjar Pranowo menjadikan kedaulatan dan kemandirian pangan sebagai program yang segera dilaksanakan ketika terpilih menjadi presiden.
"Artinya agenda kedaulatan dan kemandirian pangan menjadi satu urat nadi ideologis yang menjadikannya satu keping perjuangan antara Ibu Mega, Presiden Jokowi, dan Mas Ganjar," kata Said Abdullah dalam keterangannya, Minggu (1/10/2023).
Permintaan Jokowi agar Ganjar Pranowo menjadikan kedaulatan dan kemandirian pangan sebagai program yang harus dilaksanakan bukan hanya disampaikan secara personal, tapi ungkapkan ke audiens rakernas. Dari pernyataan itu, kata Said, tak perlu tafsir ganda atas dukungan Jokowi kepada Ganjar sebagai calon presiden.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, dalam amanatnya, Megawati menginstruksikan kepada kader untuk memperkuat agenda kedaulatan dan kemandirian pangan agar menjelma menjadi kebijakan publik untuk menopang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Widodo) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amien, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan disrupsi suplai pangan, akibat bencana iklim dan ketegangan geopolitik.
Menurut Said Abdullah, agenda memperkuat kedaulatan dan kemandirian pangan menjadi pertalian ideologis yang begitu kuat antara Megawati dengan Jokowi dan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
Baca juga: TPN Dibentuk, PPP: Ganjar Didukung Tim Kuat dan Siap Jemput Kemenangan di Pilpres 2024
Dalam pembukaan Rakernas PDIP, Jumat (29/9/2023), Jokowi mendukung penuh agenda memperkuat kedaulatan dan kemandirian pangan yang dicanangkan Megawati dan meminta Ganjar Pranowo menjadikan kedaulatan dan kemandirian pangan sebagai program yang segera dilaksanakan ketika terpilih menjadi presiden.
"Artinya agenda kedaulatan dan kemandirian pangan menjadi satu urat nadi ideologis yang menjadikannya satu keping perjuangan antara Ibu Mega, Presiden Jokowi, dan Mas Ganjar," kata Said Abdullah dalam keterangannya, Minggu (1/10/2023).
Permintaan Jokowi agar Ganjar Pranowo menjadikan kedaulatan dan kemandirian pangan sebagai program yang harus dilaksanakan bukan hanya disampaikan secara personal, tapi ungkapkan ke audiens rakernas. Dari pernyataan itu, kata Said, tak perlu tafsir ganda atas dukungan Jokowi kepada Ganjar sebagai calon presiden.
Lihat Juga :