Ganjar Pranowo Dorong Reformasi Kurikulum Perguruan Tinggi untuk Sesuaikan Kebutuhan
Minggu, 01 Oktober 2023 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kurikulum mesti adaptif, anak-anak juga mesti adaptif, artinya mahasiswa, studen itu butuh magang, butuh pengenalan dengan industri, butuh Teaching industry untuk bisa berkolaborasi, dan itu menurut saya kekinian banget," tutur Ganjar.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mengidentifikasi dan mengembangkan bakat serta potensi mahasiswa. Dia menilai ini akan membantu mahasiswa menjadi tangguh dan sukses di masa depan.
"Pendidikan tidak hanya memberikan satu perintah-perintah saja, juga harus mencari bakat kan, talentanya mesti dikembangkan. Karena kelak dikemudian hari, dia (mahasiswa bilang) 'Ini yang saya dapat, ini yang saya bisa'. Dan dia akan tangguh dengan ilmu pengetahuan," ungkapnya.
Ganjar mengungkapkan telah menerapkan program magang bagi mahasiswa selama masa jabatannya. "Saya buka tempat magang, dan tiap tahun mahasiswa datang magang, termasuk para penyandang disabilitas, maka sudah saatnya juga sekolah wajib inklusi. Sehingga kita menjadi tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ya kurikulumnya jangan kaku-kaku dong, zaman berubah," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mengidentifikasi dan mengembangkan bakat serta potensi mahasiswa. Dia menilai ini akan membantu mahasiswa menjadi tangguh dan sukses di masa depan.
"Pendidikan tidak hanya memberikan satu perintah-perintah saja, juga harus mencari bakat kan, talentanya mesti dikembangkan. Karena kelak dikemudian hari, dia (mahasiswa bilang) 'Ini yang saya dapat, ini yang saya bisa'. Dan dia akan tangguh dengan ilmu pengetahuan," ungkapnya.
Ganjar mengungkapkan telah menerapkan program magang bagi mahasiswa selama masa jabatannya. "Saya buka tempat magang, dan tiap tahun mahasiswa datang magang, termasuk para penyandang disabilitas, maka sudah saatnya juga sekolah wajib inklusi. Sehingga kita menjadi tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ya kurikulumnya jangan kaku-kaku dong, zaman berubah," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :